Punya 6 Pesawat Tempur Rafale dan 4 Falcon 8X, Prabowo: Tonggak Peningkatan Kekuatan Pertahanan
Senin, 18 Mei 2026 - 10:52 WIB
loading...
Satu dari enam pesawat tempur Dassault Rafale yang diserahkan oleh Presiden Prabowo Subianto kepada TNI sebagai tonggak peningkatan kekuatan pertahanan. Foto/Binti Mufarida
A
A
A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa penambahan 6 pesawat tempur Dassault Rafale, 1 pesawat Airbus A400M Atlas MRTT, 4 pesawat Dassault Falcon 8X, Radar GCI GM403 menjadi tonggak peningkatan kekuatan pertahanan.
Diketahui, Presiden Prabowo telah menyerahkan alat utama sistem persenjataan (alutsista) kepada Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Pangkalan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Senin (18/5/2026).
Baca juga: Prabowo Serahkan 6 Pesawat Tempur Rafale, 4 Falcon 8X, dan 1 Airbus A400M ke TNI
"Jadi ya, kita menerima secara resmi dengan adat kita, penambahan alutsista untuk angkatan udara kita. Kita menerima enam, pesawat tempur ya, Rafale, dan pesawat angkut, Falcon, pesawat angkut VIP, dan A400. Ada radar juga," kata Prabowo usai penyerahan.
Selain pesawat tempur diserahkan juga Rudal Air to Air Beyond Visual Range (BVR) Meteor dan Smart Weapon AASM Hammer yang merupakan bagian dari Rafale.
"Jadi, Saudara-saudara, ini hanya saya kira salah satu tonggak penambahan kekuatan. Kita harus terus tingkatkan kekuatan pertahanan kita sebagai penangkal, sebagai deterrent. Kita tidak punya kepentingan selain untuk menjaga wilayah kita sendiri," tegas Prabowo.
Baca juga: 6 Kehebatan Jet Tempur Rafale Prancis yang Baru Diterima Indonesia
Prabowo pun mengatakan bahwa dengan situasi kondisi dunia dan geopolitik yang tidak menentu menjadi syarat utama sistem pertahanan harus ditingkatkan.
"Tapi kita lihat kondisi dunia, geopolitik penuh dengan ketidakpastian, dan kita tahu bahwa pertahanan syarat utama untuk stabilitas, jaminan bahwa kita bisa berdaulat," ujar Prabowo.
"Saya kira itu intinya ya, dalam waktu yang akan datang terus akan kita bangun kekuatan kita. Kita ingin mengamankan wilayah udara, wilayah laut, dan tentunya wilayah daratan kita," pungkasnya.
Diketahui, Presiden Prabowo telah menyerahkan alat utama sistem persenjataan (alutsista) kepada Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Pangkalan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Senin (18/5/2026).
Baca juga: Prabowo Serahkan 6 Pesawat Tempur Rafale, 4 Falcon 8X, dan 1 Airbus A400M ke TNI
"Jadi ya, kita menerima secara resmi dengan adat kita, penambahan alutsista untuk angkatan udara kita. Kita menerima enam, pesawat tempur ya, Rafale, dan pesawat angkut, Falcon, pesawat angkut VIP, dan A400. Ada radar juga," kata Prabowo usai penyerahan.
Selain pesawat tempur diserahkan juga Rudal Air to Air Beyond Visual Range (BVR) Meteor dan Smart Weapon AASM Hammer yang merupakan bagian dari Rafale.
"Jadi, Saudara-saudara, ini hanya saya kira salah satu tonggak penambahan kekuatan. Kita harus terus tingkatkan kekuatan pertahanan kita sebagai penangkal, sebagai deterrent. Kita tidak punya kepentingan selain untuk menjaga wilayah kita sendiri," tegas Prabowo.
Baca juga: 6 Kehebatan Jet Tempur Rafale Prancis yang Baru Diterima Indonesia
Prabowo pun mengatakan bahwa dengan situasi kondisi dunia dan geopolitik yang tidak menentu menjadi syarat utama sistem pertahanan harus ditingkatkan.
"Tapi kita lihat kondisi dunia, geopolitik penuh dengan ketidakpastian, dan kita tahu bahwa pertahanan syarat utama untuk stabilitas, jaminan bahwa kita bisa berdaulat," ujar Prabowo.
"Saya kira itu intinya ya, dalam waktu yang akan datang terus akan kita bangun kekuatan kita. Kita ingin mengamankan wilayah udara, wilayah laut, dan tentunya wilayah daratan kita," pungkasnya.
(shf)
Lihat Juga :