Pantau Badai Monsun di Teluk Benggala, BMKG Ungkap Dampaknya ke Indonesia

Minggu, 17 Mei 2026 - 12:38 WIB
loading...
Pantau Badai Monsun...
BMKG mengungkapkan bahwa Indonesia dan empat negara lain yakni Thailand, India, Myanmar, Malaysia memantau dampak badai Monsun di Teluk Benggala. Foto/India Meteorological Department
A A A
JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan bahwa Indonesia dan empat negara lain yakni Thailand, India, Myanmar, Malaysia memantau badai Monsun di Teluk Benggala. Lalu, bagaimana dampaknya terhadap cuaca di wilayah Indonesia?

“BMKG saat ini memang memantau dinamika Monsun di kawasan Asia, termasuk sistem tekanan rendah di Teluk Benggala. Dampaknya paling nyata berpotensi dirasakan di wilayah barat dan utara Aceh berupa hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi,” ungkap Sekretaris Utama BMKG, Guswanto kepada SindoNews, Minggu (17/5/2026).

Baca juga: Seminggu ke Depan Bakal Hujan Lebat, BMKG: Monsun Asia Menguat

Selain Indonesia, kata Guswanto, Thailand, India, Myanmar, Malaysia pun telah mengeluarkan peringatan dini terkait sistem tekanan rendah yang berkembang menjadi badai Monsun di Teluk Benggala.



Dia membeberkan bahwa dampak utama dari keberadaan Monsun di Teluk Benggala yakni adanya curah hujan ekstrem, angin kencang 25–45 km/jam, gelombang laut 2,5 hingga 4 meter, serta potensi banjir bandang dan longsor.

“Wilayah terdampak langsung Kepulauan Andaman dan Nicobar, selatan Myanmar, Thailand bagian selatan–tengah, dan pesisir barat Aceh,” ujarnya.

Baca juga: Monsun Asia Picu Peningkatan Hujan Awal 2026, BMKG Imbau Masyarakat Waspada

Sementara itu, Guswanto pun mengatakan bahwa sebagian besar wilayah Indonesia lainnya lebih dipengaruhi oleh Monsun Australia dan fenomena atmosfer tropis.

“Saat ini, Monsun Australia menguat, membawa massa udara kering sehingga beberapa wilayah mulai memasuki peralihan ke musim kemarau. Namun, fenomena tropis seperti Madden-Julian Oscillation (MJO), Gelombang Kelvin, dan Rossby masih aktif dan dapat memicu hujan lokal,” jelas Guswanto.

Guswanto mengatakan pihaknya juga telah memberikan peringatan bahwa Monsun Asia dan angin baratan masih berpotensi menimbulkan hujan lebat di wilayah selatan Indonesia, termasuk Jawa, Bali, Nusa Tenggara, dan sebagian Sumatera.

Lebih lanjut, Guswanto kembali menegaskan bahwa Aceh barat dan utara menjadi wilayah paling berisiko terdampak langsung dari sistem Teluk Benggala. “Nelayan diimbau tidak melaut karena gelombang bisa mencapai 4 meter,” katanya.

Wilayah lain di Indonesia, kata Guswanto, lebih dipengaruhi oleh Monsun Australia dan fenomena tropis, sehingga potensi hujan masih ada di Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua. Dia juga mengingatkan risiko hidrometeorologi berupa banjir bandang, longsor, dan banjir pesisir (rob) di daerah rawan.

BMKG, kata Guswanto, mengimbau masyarakat khususnya di Aceh tingkatkan kewaspadaan terhadap hujan lebat, banjir, dan gelombang tinggi.

“Wilayah lain di Indonesia tetap waspada meski sebagian memasuki musim kemarau, karena fenomena tropis masih bisa memicu hujan ekstrem. Kemudian, kapal kecil–menengah sebaiknya menunda pelayaran di perairan barat Sumatea dan utara Aceh,” imbaunya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BMKG: Waspada Gelombang...
BMKG: Waspada Gelombang Mencapai 4 Meter di Beberapa Perairan hingga 22 April 2026
Bantah Isu Kemarau 2026...
Bantah Isu Kemarau 2026 Terparah Sepanjang 30 Tahun, Ini Penjelasan BMKG
BMKG Bakal Pantau Hilal...
BMKG Bakal Pantau Hilal di 37 Titik, Potensi Teramatinya Hilal Kecil
BMKG Prediksi Cuaca...
BMKG Prediksi Cuaca saat Lebaran Berawan hingga Hujan Lebat
DPR Minta Prediksi BMKG...
DPR Minta Prediksi BMKG soal Musim Kemarau 2026 Disikapi Serius Pemerintah
Musim Kemarau 2026 Datang...
Musim Kemarau 2026 Datang Lebih Awal, BMKG: Puncaknya di Agustus
BMKG Perkirakan Fenomena...
BMKG Perkirakan Fenomena El Nino Berlangsung 9-12 Bulan
Bibit Siklon Tropis...
Bibit Siklon Tropis 96W, BMKG Ingatkan Potensi Hujan dan Gelombang Tinggi
BMKG: Waspada Gelombang...
BMKG: Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter hingga 2 Juli 2026
Rekomendasi
Cara Efisien Pengurusan...
Cara Efisien Pengurusan Paspor dan Visa untuk Perjalanan Bisnis Perusahaan
RSCM Apresiasi Donor...
RSCM Apresiasi Donor Darah MNC Peduli, Bantu Penuhi Kebutuhan 100 Kantong Darah per Hari
Sujud Syukur, Amalan...
Sujud Syukur, Amalan Sunnah saat Mendapat Nikmat: Ini Dalil dan Bacaannya
Berita Terkini
KPK Panggil Lagi Bos...
KPK Panggil Lagi Bos Maktour Fuad Hasan terkait Kasus Kuota Haji
Prabowo: Kita Butuh...
Prabowo: Kita Butuh Kritik untuk Perbaiki Diri
Komentar Judi Online...
Komentar Judi Online Dinilai Bukan Sekadar Promosi, Pakar: Tapi Upaya Provokasi Sistematis
Analisa Hukum Putusan...
Analisa Hukum Putusan Perkara Nadiem Makarim
HUT Bhayangkara: Mampukah...
HUT Bhayangkara: Mampukah Polri Melindungi Kritik Tanpa Mengkriminalisasi Warga?
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Prabowo Potong Tumpeng dan Serahkan ke Kapolri
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved