Nasaruddin Umar: Spirit Kiai Wahab Hasbullah Relevan untuk Perkuat Pesantren dan NKRI
Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:50 WIB
loading...
A
A
A
“Jika dahulu KH. Abdul Wahab Hasbullah menggunakan organisasi dan diplomasi untuk menjaga bangsa, maka hari ini kita harus menggunakan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menjaga kedaulatan bangsa serta martabat kemanusiaan,” ujarnya.
Lihat video: Presiden Prabowo Restui Pembentukan Ditjen Pondok Pesantren
Nasaruddin juga menekankan pentingnya meneladani pemikiran dan perjuangan KH. Abdul Wahab Hasbullah dalam membangun pendidikan Islam yang moderat, adaptif, dan relevan terhadap perkembangan zaman.
Direktur Pesantren Kementerian Agama Basnang Said mengatakan sejarah perjuangan Indonesia tidak dapat dilepaskan dari kontribusi pesantren dan tokoh-tokoh besar seperti Kiai Wahab Hasbullah.
“Ketika berbicara tentang Indonesia dan pesantren, maka tidak lengkap jika tidak membicarakan Kiai Wahab Hasbullah. Beliau bukan hanya pendiri organisasi, tetapi juga pemikir kebangsaan yang menjaga keutuhan Indonesia melalui pendekatan keagamaan yang moderat,” katanya.
Basnang menilai warisan pemikiran Kiai Wahab masih sangat relevan dalam menghadapi tantangan intoleransi, kekerasan, dan fragmentasi sosial di Indonesia saat ini.
Sementara itu, perwakilan keluarga besar KH. Wahab Hasbullah, Ita Rahmawati, menyebut Kiai Wahab sebagai arsitek dialektika moderasi yang mampu memadukan nilai keagamaan dan kebangsaan dalam satu napas perjuangan.
“Kiai Wahab mengajarkan bahwa moderasi bukan berarti kehilangan pendirian, tetapi kemampuan menempatkan kebenaran di tengah berbagai ekstremitas,” ujarnya.
Lihat video: Presiden Prabowo Restui Pembentukan Ditjen Pondok Pesantren
Nasaruddin juga menekankan pentingnya meneladani pemikiran dan perjuangan KH. Abdul Wahab Hasbullah dalam membangun pendidikan Islam yang moderat, adaptif, dan relevan terhadap perkembangan zaman.
Direktur Pesantren Kementerian Agama Basnang Said mengatakan sejarah perjuangan Indonesia tidak dapat dilepaskan dari kontribusi pesantren dan tokoh-tokoh besar seperti Kiai Wahab Hasbullah.
“Ketika berbicara tentang Indonesia dan pesantren, maka tidak lengkap jika tidak membicarakan Kiai Wahab Hasbullah. Beliau bukan hanya pendiri organisasi, tetapi juga pemikir kebangsaan yang menjaga keutuhan Indonesia melalui pendekatan keagamaan yang moderat,” katanya.
Basnang menilai warisan pemikiran Kiai Wahab masih sangat relevan dalam menghadapi tantangan intoleransi, kekerasan, dan fragmentasi sosial di Indonesia saat ini.
Sementara itu, perwakilan keluarga besar KH. Wahab Hasbullah, Ita Rahmawati, menyebut Kiai Wahab sebagai arsitek dialektika moderasi yang mampu memadukan nilai keagamaan dan kebangsaan dalam satu napas perjuangan.
“Kiai Wahab mengajarkan bahwa moderasi bukan berarti kehilangan pendirian, tetapi kemampuan menempatkan kebenaran di tengah berbagai ekstremitas,” ujarnya.
Lihat Juga :