Apresiasi Penangkapan 321 WNA Sindikat Judi Online, Penasihat Ahli Kapolri: Sangat Meresahkan
Senin, 11 Mei 2026 - 09:07 WIB
loading...
A
A
A
Saat markasnya digerebek, pada waktu yang lain muncul lagi di tempat lain. Kondisi ini menyulitkan kepolisian dan instansi terkait.
"Kita minta kepada seluruh jajaran Polri jangan berhenti dan cepat puas atas penangkapan yang sudah dilakukan tapi terus bekerja keras untuk menyikat habis kemunculan judol yang kehadirannya sungguh meresahkan masyarakat," katanya.
Direktur Eksekutif Lemkapi ini meminta Polri harus hadir sebagai pelindung masyarakat dari bahaya judol yang kini sudah memasuki dan merambah generasi muda.
Sebelumnya, Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Pol Wira Satya Triputra mengatakan, penitipan 320 pelaku tersebut karena berstatus WNA sehingga penanganan berkoordinasi dengan Ditjen Imigrasi. Sedangkan 1 pelaku warga negara Indonesia (WNI) tetap akan digiring ke kantor Bareskrim Polri.
"Kita akan menitipkan para pelaku ke rumah detensi Imigrasi yang nantinya dibagi menjadi 2 tempat. Yang pertama di Kuningan dan yang satunya lagi ada di Jakarta Barat," ujarnya, Minggu, 10 Mei 2026.
"Kita minta kepada seluruh jajaran Polri jangan berhenti dan cepat puas atas penangkapan yang sudah dilakukan tapi terus bekerja keras untuk menyikat habis kemunculan judol yang kehadirannya sungguh meresahkan masyarakat," katanya.
Direktur Eksekutif Lemkapi ini meminta Polri harus hadir sebagai pelindung masyarakat dari bahaya judol yang kini sudah memasuki dan merambah generasi muda.
Sebelumnya, Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Pol Wira Satya Triputra mengatakan, penitipan 320 pelaku tersebut karena berstatus WNA sehingga penanganan berkoordinasi dengan Ditjen Imigrasi. Sedangkan 1 pelaku warga negara Indonesia (WNI) tetap akan digiring ke kantor Bareskrim Polri.
"Kita akan menitipkan para pelaku ke rumah detensi Imigrasi yang nantinya dibagi menjadi 2 tempat. Yang pertama di Kuningan dan yang satunya lagi ada di Jakarta Barat," ujarnya, Minggu, 10 Mei 2026.
(jon)
Lihat Juga :