Disebut Menghasut, Ade Armando: Saya Bersumpah Tidak Melakukan Itu untuk Menista Pak JK

Kamis, 07 Mei 2026 - 21:35 WIB
loading...
Disebut Menghasut, Ade...
Pegiat Media Sosial Ade Armando bersumpah tak menistakan Mantan Wapres ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) saat komentari video ceramah terkait mati syahid. Foto: Tangkapan layar
A A A
JAKARTA - Pegiat Media Sosial Ade Armando bersumpah tak menistakan Mantan Wapres ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) saat komentari video ceramah terkait "mati syahid." Ia menerangkan, siniar yang membahas ceramah JK ditujukan untuk mengingatkan bahwa tak ada agama mana pun yang "halalkan" membunuh umat agama lain.

Hal itu diungkapkan Ade dalam program Interupsi bertajuk "Dituding Fitnah JK, 40 Ormas Laporkan Ade Armando Cs," yang disiarkan iNews TV, Kamis (7/5/2026). Mulanya, juru bicara Aliansi Ormas Islam Syaefullah Hamid menilai, tindakan Ade telah mencoba framming JK. Hal itu merujuk siniar Ade Armando pada menit 11.44.

"Ada beberapa pernyataan-pernyataan Bung Ade, termasuk juga dua host, saya ambil kutip di menit 11, kurang lebih menit 11.44. Bung Ade ada membuat pertanyaan retorik memang, tapi itu pasti punya maksud. 'Ngapain sih Pak JK jelek-jelekan Kristen?' Eh, ingat enggak Bung Ade? Saya nonton," terang Syaefullah.

Baca juga: Aliansi Ormas Islam Minta Ade Armando hingga Grace Natalie Dipecat dari Kursi Komisaris BUMN



"Intinya, itu di-framing seolah-olah Pak JK itu menista agama Kristen. Seolah-olah omongan yang dikutip oleh Bung Ade itu, itulah makna sebenarnya yang disampaikan Pak JK. Padahal tidak. Itu kan ada potongan video di akhir yang jelas sikap Pak JK seperti apa," tambahnya.

Merespons itu, Ade Armando bersumpah tak pernah terbesit untuk menista JK dalam siniarnya. Ia menjelaskan, siniar yang membahas ceramah JK ditujukan untuk mengingatkan bahwa tak ada agama manapun yang "halalkan" membunuh umat agama lain.

"Jadi saya bersumpah bahwa saya tidak melakukan itu untuk menista Pak JK. Saya mengatakan itu untuk mengingatkan bahwa tidak benar ada ajaran baik dalam Alkitab maupun Al-Qur'an yang mengatakan bahwa masing-masing agama itu membunuh agama lain," terang Ade.

Ade menjelaskan, siniar itu dibuat pada 9 April 2026 yang merespon beredarnya potongan video ceramah JK pada 8 April 2026. "Yang pada 8 April itu memang hanya 2 menit itu yang diangkat, ya. Sehingga kami mengomentari yang 2 menit itu, bukan yang 40 menit atau berapa yang panjang, yang lengkap itu," terang Ade.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jokowi dan JK Hadiri...
Jokowi dan JK Hadiri Peringatan Hari Bhayangkara di Satlat Brimob Cikeas
Tak Bisa Ditunda, Tata...
Tak Bisa Ditunda, Tata Kelola, Dana, dan Independensi PBNU Harus Dibenahi
Bareskrim Limpahkan...
Bareskrim Limpahkan Laporan Terhadap Grace Natalie, Ade Armando dan Abu Janda ke Polda Metro Jaya
5 Peristiwa Politik...
5 Peristiwa Politik Pekan Ini: Said Iqbal Jadi Penasihat Presiden, Prabowo Terima JK, hingga Mahasiswa Turun ke Jalan
Bertemu Prabowo, JK...
Bertemu Prabowo, JK Siap Partisipasi Bangun Energi Hijau
Prabowo dan Jusuf Kalla...
Prabowo dan Jusuf Kalla Bahas Isu Global hingga Swasembada Energi
13 Kiai Berkumpul di...
13 Kiai Berkumpul di Ponpes Al Falah Ploso, Serukan Muktamar NU Digelar di Pesantren
Calon Ketum PBNU Gus...
Calon Ketum PBNU Gus Salam Sowan ke Rais Syuriyah dan Ketua PWNU Sulsel
Hidayat Nur Wahid Apresiasi...
Hidayat Nur Wahid Apresiasi Kesepakatan Ormas Islam soal Penetapan Iduladha 27 Mei 2026
Rekomendasi
PN Jaktim Tutup Area...
PN Jaktim Tutup Area Parkir Jelang Sidang Perdana Dokter Tifa Besok
Sepatu Pink Jadi Tren...
Sepatu Pink Jadi Tren di Piala Dunia 2026
Kasus Hanania Travel:...
Kasus Hanania Travel: 16 Influencer Diperiksa, Rp110 Juta Uang Saku Disita Polisi
Berita Terkini
Hari Ini Prabowo Bertemu...
Hari Ini Prabowo Bertemu Presiden Belarus Lukashenko di Istana Merdeka
Selain Kasus Suap Jabatan,...
Selain Kasus Suap Jabatan, KPK Endus Bupati Kuansing Terima Uang Pelepasan HPT
Golkar: Capres-Cawapres...
Golkar: Capres-Cawapres Jangan Terlalu Sedikit dan Jangan juga Terlalu Banyak
Hari Ini Sidang Perdana...
Hari Ini Sidang Perdana Dokter Tifa, Area PN Jaktim Disekat Ketat
Minat Gen Z Meningkat,...
Minat Gen Z Meningkat, Diaspora RI Hadirkan Ruang Belajar tentang Jepang
ASEAN Diminta Jaga Sentralitas...
ASEAN Diminta Jaga Sentralitas di Tengah Tarik-Menarik Kepentingan Laut China Selatan
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved