Topi Merah Sebut Temuan Rismon soal Ijazah Jokowi Janggal, Diduga Hasil Editing

Selasa, 05 Mei 2026 - 22:10 WIB
loading...
Topi Merah Sebut Temuan...
Kreator Konten Topi Merah menduga hasil analisis Rismon Sianipar terkait ijazah mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) merupakan hasil rekayasa atau editing. Foto/iNews
A A A
JAKARTA - Kreator Konten Topi Merah menduga hasil analisis Rismon Sianipar terkait ijazah mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) merupakan hasil rekayasa atau editing. Dugaan tersebut disampaikan berdasarkan hasil uji ulang yang ia lakukan terhadap metode pengolahan citra yang dipaparkan eks tersangka tudingan ijazah Jokowi itu.

Topi Merah mengaku mencoba merekonstruksi langkah-langkah analisis menggunakan sumber gambar yang ia unduh langsung dari platform X, namun tidak menemukan hasil serupa.

Baca juga: Roy Suryo Tampilkan Ijazah UGM Istrinya: Tak Ada Tulisan Gadhaj Adam

Dia pun menyampaikan keraguannya terhadap temuan yang menampilkan watermark dan emboss pada citra ijazah.



"Jadi saya sebagai orang yang dari dulu juga mengikuti kasus ini ya, agak janggal dengan presentasi ini (presentasi Rismon)," ujarnya, dalam acara Rakyat Bersuara bertajuk “Rismon: Ijazah Jokowi Asli, Roy CS: Rekayasa” yang disiarkan iNews, Selasa (5/5/2026).

Ia menjelaskan, secara teknis dalam pengolahan citra digital, informasi yang sudah rusak, terutama pada bagian tepi, tidak mungkin dapat dimunculkan kembali secara utuh.

Baca juga: Sudah 6 Bulan Roy Suryo dan dr Tifa Wajib Lapor, Refly: Kesannya Sederhana, tapi Membelenggu

"Karena dalam suatu citra itu ketika objek tepi atau edge dari sebuah citra itu sudah rusak, itu hampir mustahil untuk dimunculkan kembali," jelasnya.

Topi Merah mengaku telah menguji ulang metode yang digunakan Rismon dengan menggunakan sumber gambar yang ia unduh langsung dari platform X milik Dian Sandi. Namun, hasilnya berbeda dengan yang dipresentasikan.

Ia juga menegaskan bahwa proses yang ia lakukan mengikuti langkah yang sama seperti yang dipaparkan Rismon. Meski demikian, hasil pengolahan citra yang ia lakukan tidak menunjukkan kemunculan watermark maupun emboss secara jelas seperti yang diklaim.

"Ketika saya mencoba ternyata hasilnya malah jadi seperti ini. Watermark-nya masih rusak, emboss-nya apalagi, tidak kelihatan," ungkapnya.

Dari situ, ia menyimpulkan kemungkinan adanya perbedaan sumber data yang digunakan. "Saya mendapatkan kesimpulan bahwa source-nya adalah beda, bukan dari Dian Sandi yang Pak Rismon," katanya.

Untuk memperkuat analisisnya, Topi Merah juga menggunakan pendekatan lain dengan menghitung frekuensi piksel menggunakan metode wavelet. Hasilnya menunjukkan perbedaan karakteristik antara dua gambar yang dibandingkan.

Ia pun mempertanyakan bagaimana mungkin dengan sumber dan metode yang sama dapat menghasilkan output yang berbeda.

"Bagaimana bisa source yang sama dengan proses yang sama output-nya beda?" pungkasnya.

Sebelumnya, eks tersangka tudingan Ijazah Jokowi, Rismon Sianipar membeberkan kajian terbaru ijazah mantan Presiden ke-7 RI Jokowi yang sebelumnya dituding palsu. Kini, Rismon memastikan bahwa ijazah Jokowi memiliki emboss dan watermark.

Rismon mengatakan bahwa dirinya tidak memasukkan emboss dan watermark dalam objek kajian ijazah Jokowi sebelumnya. Selain itu, dia juga memasukkan normalisasi resolusi dalam kajian terbarunya tersebut.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus Tudingan Ijazah...
Kasus Tudingan Ijazah Segera Disidang, Pengacara Pastikan Jokowi Hadir
6 Poin Pernyataan Roy...
6 Poin Pernyataan Roy Suryo dan Dokter Tifa setelah Penahanan Ditangguhkan
Tim Hukum Merah Putih:...
Tim Hukum Merah Putih: Tawaran RJ untuk Roy Suryo dan Dokter Tifa Bukan Ajakan Jokowi
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan,...
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan, Relawan Jokowi: Ini Bukan Akhir dari Segalanya
Ade Darmawan Minta Jaksa...
Ade Darmawan Minta Jaksa Tolak Segala Intervensi di Kasus Ijazah Jokowi
Sidang Kasus Tudingan...
Sidang Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi Digelar di PN Jakarta Timur
Kejari Jakarta Selatan...
Kejari Jakarta Selatan Kabulkan Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo Setinggi 1 Meter, Kuasa Hukum: Ijazah Jokowi Kembali Menelan Korban
Tegas! Roy Suryo dan...
Tegas! Roy Suryo dan Dokter Tifa Menolak Restorative Justice dalam Kasus Ijazah Jokowi
Rekomendasi
Haaland Cetak Brace,...
Haaland Cetak Brace, Norwegia Paksa Senegal Angkat Koper Lebih Cepat
Kadis Pertanian Merauke:...
Kadis Pertanian Merauke: CSR dan Optimasi Lahan Berhasil Tingkatkan Produksi dan Stabilkan Harga Beras
Prabowo Gandeng Imperial...
Prabowo Gandeng Imperial College London Bangun 10 Universitas Kedokteran di Indonesia
Berita Terkini
Kasus Tudingan Ijazah...
Kasus Tudingan Ijazah Segera Disidang, Pengacara Pastikan Jokowi Hadir
Qodari: Haji 2026 Lancar,...
Qodari: Haji 2026 Lancar, Masa Tunggu Dipangkas dan Layanan Ditingkatkan
KPK Perpanjang Penahanan...
KPK Perpanjang Penahanan Eks Wamen Imipas Silmy Karim Cs selama 40 Hari
Prabowo Teken UU Polri,...
Prabowo Teken UU Polri, Pakar Optimistis Kepolisian Jadi Institusi yang Modern dan Presisi
6 Poin Pernyataan Roy...
6 Poin Pernyataan Roy Suryo dan Dokter Tifa setelah Penahanan Ditangguhkan
Tim Hukum Merah Putih:...
Tim Hukum Merah Putih: Tawaran RJ untuk Roy Suryo dan Dokter Tifa Bukan Ajakan Jokowi
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved