Prabowo Minta Kampus Bentuk Tim Bantu Pemda Selesaikan Masalah di Daerah
Senin, 04 Mei 2026 - 18:41 WIB
loading...
Mendiktisaintek Brian Yuliarto usai rapat terbatas di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (4/5/2026). Foto/Binti Mufarida
A
A
A
Presiden Prabowo Subianto meminta kampus untuk membentuk tim guna membantu pemerintah daerah (Pemda) dalam menyelesaikan permasalahan yang ada di daerah. Permasalahan tersebut seperti penanganan sampah yang masuk ke dalam program Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah).
Arahan Presiden Prabowo ini disampaikan Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto usai rapat terbatas di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (4/5/2026).
Baca juga: Pemerintah Terbitkan Perpres Naikkan Tunjangan Hakim Ad Hoc, Ini Daftar Besarannya
“Jadi tadi bapak Presiden meminta kami dari Kemendiktisaintek, sudah sejauh mana kemajuan jurusan-jurusan prodi-prodi dosen-dosen yang bisa membantu Pemda-Pemda,” ujar Brian kepada awak media.
Menurut Brian, arahan Presiden Prabowo ini juga telah disampaikan beberapa waktu lalu. Ia menyebut kampus-kampus itu diminta terlibat membantu memberi usulan solusi atas permasalahan daerah yang relevan seperti penanganan sampah hingga program ASRI dari Presiden Prabowo.
“Bagaimana Pemda-Pemda bisa dibantu dibackup oleh kampus-kampus peneliti guru-guru besar yang bidangnya terkait ya seperti arsitektur untuk keindahan taman-teman, kemudian teknik lingkungan, teknik mesin untuk sampah dan sebagainya,” ujar Brian.
Baca juga: Prabowo Terbitkan Perpres Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Mengarah Terorisme
Presiden Prabowo, kata Brian, menanyakan progres soal arahannya terkait pembentukan tim agar kampus-kampus bisa membantu Pemda untuk menyelesaikan masalahnya. “Jadi diharapkan setiap daerah provinsi maupun kota kabupaten, itu kampus memiliki tim yang nantinya menjadi seperti asisten untuk kepala daerahnya, membantu menyelesaikan permasalahan permasalahan.”
Lebih lanjut, Brian memastikan bahwa pihaknya akan mengkonsolidasikan kampus-kampus agar membentuk tim yang nantinya bisa membantu daerah. “Jadi nanti kami akan mengkonsolidasikan kampus-kampus, supaya misalnya kampus A, ITB, atau UI atau UGM dan seluruh kampus, beberapa kampus itu nanti membentuk tim sebagai istilahnya memberi masukan ya untuk penyelesaian masalah yang di daerah.”
“Sehingga ini sesuai juga sejalan dengan program kami Kemendiktisantiek berdampak, jadi bagaimana penelitian pengajaran yg ada di kampus relevan dengan kebutuhan yang ada di daerah masing-masing. Tadi hanya pak Presiden meminta lebih terstruktur lagi supaya seluruh kampus bisa berperan,” pungkasnya.
Arahan Presiden Prabowo ini disampaikan Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto usai rapat terbatas di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (4/5/2026).
Baca juga: Pemerintah Terbitkan Perpres Naikkan Tunjangan Hakim Ad Hoc, Ini Daftar Besarannya
“Jadi tadi bapak Presiden meminta kami dari Kemendiktisaintek, sudah sejauh mana kemajuan jurusan-jurusan prodi-prodi dosen-dosen yang bisa membantu Pemda-Pemda,” ujar Brian kepada awak media.
Menurut Brian, arahan Presiden Prabowo ini juga telah disampaikan beberapa waktu lalu. Ia menyebut kampus-kampus itu diminta terlibat membantu memberi usulan solusi atas permasalahan daerah yang relevan seperti penanganan sampah hingga program ASRI dari Presiden Prabowo.
“Bagaimana Pemda-Pemda bisa dibantu dibackup oleh kampus-kampus peneliti guru-guru besar yang bidangnya terkait ya seperti arsitektur untuk keindahan taman-teman, kemudian teknik lingkungan, teknik mesin untuk sampah dan sebagainya,” ujar Brian.
Baca juga: Prabowo Terbitkan Perpres Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Mengarah Terorisme
Presiden Prabowo, kata Brian, menanyakan progres soal arahannya terkait pembentukan tim agar kampus-kampus bisa membantu Pemda untuk menyelesaikan masalahnya. “Jadi diharapkan setiap daerah provinsi maupun kota kabupaten, itu kampus memiliki tim yang nantinya menjadi seperti asisten untuk kepala daerahnya, membantu menyelesaikan permasalahan permasalahan.”
Lebih lanjut, Brian memastikan bahwa pihaknya akan mengkonsolidasikan kampus-kampus agar membentuk tim yang nantinya bisa membantu daerah. “Jadi nanti kami akan mengkonsolidasikan kampus-kampus, supaya misalnya kampus A, ITB, atau UI atau UGM dan seluruh kampus, beberapa kampus itu nanti membentuk tim sebagai istilahnya memberi masukan ya untuk penyelesaian masalah yang di daerah.”
“Sehingga ini sesuai juga sejalan dengan program kami Kemendiktisantiek berdampak, jadi bagaimana penelitian pengajaran yg ada di kampus relevan dengan kebutuhan yang ada di daerah masing-masing. Tadi hanya pak Presiden meminta lebih terstruktur lagi supaya seluruh kampus bisa berperan,” pungkasnya.
(shf)
Lihat Juga :