Hardiknas 2026, Staf Khusus Menag Rayakan Bersama 38 Anak Pemulung, Komitmen Beri Beasiswa

Sabtu, 02 Mei 2026 - 19:38 WIB
loading...
Hardiknas 2026, Staf...
Staf Khusus Menteri Agama Gugun Gumilar merayakan Hardiknas bersama anak-anak di Yayasan Rumah Hebat Anak Indonesia Cilandak, Jakarta Selatan, Sabtu (2/5/2026). Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Staf Khusus Menteri Agama Gugun Gumilar mengunjungi kegiatan belajar anak-anak di Yayasan Rumah Hebat Anak Indonesia, Jakarta Selatan, Sabtu (2/5/2026). Lokasinya berada di Jalan Kelurahan No 29, RT 03/10, Pondok Labu, Cilandak.

Yayasan Rumah Hebat Anak Indonesia merupakan inisiatif pendidikan nonformal yang telah berjalan selama lima tahun, ditujukan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, termasuk anak-anak pemulung di sekitar wilayah tersebut. Saat ini, kegiatan belajar telah menempati lokasi ke-9, setelah sebelumnya berpindah-pindah tempat, mulai dari area penampungan sampah, lapangan terbuka, hingga rumah warga yang bersedia dipinjamkan.

Baca juga: Hardiknas 2026, SPK Ungkap Upah Dosen Rendah hingga Minim Perlindungan

“Rumah Hebat Anak Indonesia ini sudah berjalan 5 tahun. Kami selalu berpindah-pindah tempat, kontrak sana-sini. Anak-anak sering bertanya, ‘Bunda, aku masih bisa belajar nggak?’ Ke mana pun kami pindah, mereka ingin tetap ikut belajar,” ungkap para pendiri Yayasan Rumah Hebat Anak Indonesia, Ibu Linda dan Ibu Agnes.



Sebanyak 38 anak usia 4 hingga 12 tahun mengikuti kegiatan belajar secara gratis di tempat ini. Materi yang diajarkan meliputi calistung (baca, tulis, hitung) serta berbagai kegiatan kreatif. Kegiatan ini didukung oleh 7 relawan pengajar lintas agama, yang terdiri dari 1 Muslim dan 6 Kristen, yang mengajar secara sukarela tanpa bayaran.

Selain pendidikan, anak-anak juga mendapatkan makan gratis setiap hari belajar. Dukungan dari masyarakat sekitar, khususnya para orang tua siswa yang turut bergotong royong, menjadi kekuatan utama keberlangsungan kegiatan ini. Bahkan, kebutuhan dasar seperti obat-obatan sederhana juga disediakan secara mandiri.

Baca juga: Hardiknas 2026, Mendikdasmen Sampaikan Terima Kasih kepada Guru di Seluruh Indonesia

Dalam kesempatan tersebut, para pengelola juga menyampaikan harapan dan doa. “Di tempat yang sederhana ini kami bersyukur Bapak Gugun berkenan hadir. Semoga Bapak Gugun selalu sehat dan terus menjadi pelayan umat yang diberkati Tuhan,” ujar mereka.

Gugun Gumilar menyampaikan apresiasi dan rasa harunya atas dedikasi para pendiri dan relawan. Ia menilai, inisiatif ini merupakan contoh nyata semangat gotong royong dan kepedulian lintas iman dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Ini adalah ketulusan yang luar biasa. Pendirinya seorang Kristen, dan murid-muridnya muslim. Para pengajar berasal dari latar belakang berbeda. Ada 6 Kristen dan 1 Muslim. Saya terharu, semuanya bersatu untuk satu tujuan, yaitu memberikan pendidikan bagi anak-anak tanpa melihat perbedaan. Ini adalah nilai yang sangat mulia,” ujar Gugun.

Ia juga menegaskan komitmennya bahwa pendidikan merupakan hak dasar setiap anak Indonesia.

“Tidak masalah berasal dari latar belakang apa pun, setiap anak berhak mendapatkan pendidikan yang layak. Pendidikan adalah kunci masa depan,” tambahnya.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Gugun Gumilar menyatakan komitmennya untuk turut membina dan memberikan akses beasiswa bagi anak-anak di Rumah Hebat Anak Indonesia.

Mengakhiri kunjungannya, ia berpesan kepada anak-anak untuk terus semangat belajar dan tidak menyerah dalam meraih cita-cita.

“Teruslah belajar, tetap sederhana, dan gapai cita-cita setinggi-tingginya. Banggakan orang tua kalian,” pesannya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indonesia Tunjukkan...
Indonesia Tunjukkan Kerukunan Antaragama ke Presiden Jerman di Istiqlal dan Katedral
Tahun Baru Islam, Menag:...
Tahun Baru Islam, Menag: Momentum Pentingnya Dialog dan Merangkul Perbedaan
Kader Muhammadiyah Uji...
Kader Muhammadiyah Uji Penetapan Awal Bulan Hijriah oleh Menag ke MK
Waisak 2026, Menag:...
Waisak 2026, Menag: Dharma Menjaga Perdamaian Dunia
Prabowo Salat Iduladha...
Prabowo Salat Iduladha di Paris, Menag: Tetap Ikuti Perkembangan di Istiqlal
Dorong Pendidikan Bermutu,...
Dorong Pendidikan Bermutu, PKS Salurkan Bantuan dan Apresiasi Guru Inspiratif
Menag: Insentif Guru...
Menag: Insentif Guru Madrasah Non-ASN Akan Cair Akhir Juni 2026
Ucapkan Selamat Tahun...
Ucapkan Selamat Tahun Baru 1448 Hijriah, Menag Ajak Umat Jaga Persatuan
Dukung Program MBG Dilanjutkan,...
Dukung Program MBG Dilanjutkan, Akademisi: Bermanfaat bagi Anak dan Masyarakat
Rekomendasi
Arus Peti Kemas Bandar...
Arus Peti Kemas Bandar Lampung Sepanjang 2026 Alami Peningkatan Signifikan
Kapitalisasi Pasar Tembus...
Kapitalisasi Pasar Tembus Rp2,74 Triliun, CST Token Pacu Pengembangan Infrastruktur Digital
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Berita Terkini
Minta Dasco hingga Prabowo...
Minta Dasco hingga Prabowo Beri Atensi Kasus Ijazah Palsu, Ade Darmawan: Jokowi Telah Didiskriminasi
Jumhur Bertemu Co-Chair...
Jumhur Bertemu Co-Chair IAPB, Dukung Indonesia Kembangkan Biodiversity Credit
Pengacara: Penangkapan...
Pengacara: Penangkapan Roy Suryo-Tifa seperti Penculikan para Jenderal di Film
Kapal Induk Garibaldi...
Kapal Induk Garibaldi dan Masa Depan Strategi Maritim Indonesia
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Kami Sudah Siapkan Bukti-bukti Kuat di Sidang Kasus Ijazah Jokowi
Jokowi Bakal Hadir di...
Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo-Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Kalau 100% Terlalu Dini
Infografis
5 Spot Kuliner di Bandung...
5 Spot Kuliner di Bandung Cocok Rayakan Natal Bersama Keluarga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved