Gus Ipul: Perhatian Presiden untuk Buruh dan Rakyat Berpenghasilan Rendah Sangat Besar
Sabtu, 02 Mei 2026 - 12:59 WIB
loading...
A
A
A
Gus Ipul menjelaskan, secara keseluruhan perlindungan dan jaminan sosial yang diberikan negara nilainya mencapai lebih dari Rp500 triliun. Dari jumlah tersebut, anggaran yang melalui Kementerian Sosial saja mencapai lebih dari Rp122 triliun untuk tahun 2026.
Anggaran tersebut, kata Gus Ipul, digunakan untuk berbagai program bantuan sosial, antara lain bantuan sembako, Program Keluarga Harapan atau PKH, Asistensi Rehabilitasi Sosial atau ATENSI, serta berbagai bantuan sosial lainnya, termasuk dukungan bagi Penerima Bantuan Iuran atau PBI.
“Yang melalui Kementerian Sosial saja lebih dari Rp122 triliun. Itu untuk bansos, sembako, PKH, ATENSI, dan bantuan sosial lainnya, termasuk PBI,” kata Gus Ipul saat berada di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 7, Sukabumi, Jawa Barat, dikutip Sabtu (2/5/2026).
Secara khusus, Gus Ipul menyebut keluarga buruh dan karyawan juga menjadi bagian dari penerima manfaat perlindungan sosial pemerintah. Berdasarkan data Kementerian Sosial, terdapat 4.146.339 keluarga penerima manfaat atau KPM dari keluarga buruh/karyawan yang menerima bantuan sosial.
Selain itu, sebanyak 8.141.054 buruh/karyawan juga tercatat menerima PBI, sehingga iuran jaminan kesehatannya dibayarkan oleh pemerintah. “Artinya, perlindungan sosial ini juga menyentuh langsung keluarga buruh dan karyawan. Ada lebih dari 4,1 juta KPM dari keluarga buruh/karyawan yang menerima bansos, dan lebih dari 8,1 juta buruh/karyawan menerima PBI,” ujar Gus Ipul.
Anggaran tersebut, kata Gus Ipul, digunakan untuk berbagai program bantuan sosial, antara lain bantuan sembako, Program Keluarga Harapan atau PKH, Asistensi Rehabilitasi Sosial atau ATENSI, serta berbagai bantuan sosial lainnya, termasuk dukungan bagi Penerima Bantuan Iuran atau PBI.
“Yang melalui Kementerian Sosial saja lebih dari Rp122 triliun. Itu untuk bansos, sembako, PKH, ATENSI, dan bantuan sosial lainnya, termasuk PBI,” kata Gus Ipul saat berada di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 7, Sukabumi, Jawa Barat, dikutip Sabtu (2/5/2026).
Secara khusus, Gus Ipul menyebut keluarga buruh dan karyawan juga menjadi bagian dari penerima manfaat perlindungan sosial pemerintah. Berdasarkan data Kementerian Sosial, terdapat 4.146.339 keluarga penerima manfaat atau KPM dari keluarga buruh/karyawan yang menerima bantuan sosial.
Selain itu, sebanyak 8.141.054 buruh/karyawan juga tercatat menerima PBI, sehingga iuran jaminan kesehatannya dibayarkan oleh pemerintah. “Artinya, perlindungan sosial ini juga menyentuh langsung keluarga buruh dan karyawan. Ada lebih dari 4,1 juta KPM dari keluarga buruh/karyawan yang menerima bansos, dan lebih dari 8,1 juta buruh/karyawan menerima PBI,” ujar Gus Ipul.
Lihat Juga :