Perkuat Kesiapan Kerja, SGU Jalin Kolaborasi dengan Industri Media
Kamis, 30 April 2026 - 10:02 WIB
loading...
A
A
A
“Kami percaya bahwa pendidikan tinggi harus mampu menjembatani kebutuhan akademik dengan dinamika dunia kerja yang terus berkembang,” ujarnya.
Melalui kolaborasi dengan perusahaan, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan teoritis, tetapi juga kesempatan untuk terlibat langsung dengan ekosistem industri media, teknologi, dan komunikasi profesional.
Chris Kanter selaku Board of Patronage Swiss German University menilai kolaborasi antara institusi pendidikan dan industri memiliki peran penting dalam membangun talenta masa depan Indonesia. “Kemajuan industri membutuhkan sumber daya manusia yang adaptif, inovatif, dan memiliki pengalaman praktis,” katanya.
Karena itu, sinergi antara universitas dan industri menjadi sangat penting, sebab membuka lebih banyak ruang pembelajaran nyata bagi mahasiswa.
Melalui kerja sama ini, kedua institusi berharap dapat menciptakan berbagai program kolaboratif yang tidak hanya mendukung pengembangan akademik, tetapi juga memperkuat kompetensi profesional, kreativitas, serta kesiapan generasi muda Indonesia dalam menghadapi tantangan industri global dan transformasi digital yang terus berkembang.
Melalui kolaborasi dengan perusahaan, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan teoritis, tetapi juga kesempatan untuk terlibat langsung dengan ekosistem industri media, teknologi, dan komunikasi profesional.
Chris Kanter selaku Board of Patronage Swiss German University menilai kolaborasi antara institusi pendidikan dan industri memiliki peran penting dalam membangun talenta masa depan Indonesia. “Kemajuan industri membutuhkan sumber daya manusia yang adaptif, inovatif, dan memiliki pengalaman praktis,” katanya.
Karena itu, sinergi antara universitas dan industri menjadi sangat penting, sebab membuka lebih banyak ruang pembelajaran nyata bagi mahasiswa.
Melalui kerja sama ini, kedua institusi berharap dapat menciptakan berbagai program kolaboratif yang tidak hanya mendukung pengembangan akademik, tetapi juga memperkuat kompetensi profesional, kreativitas, serta kesiapan generasi muda Indonesia dalam menghadapi tantangan industri global dan transformasi digital yang terus berkembang.
(jon)
Lihat Juga :