4 Poin Permintaan Maaf Menteri PPPA soal Usul Gerbong KRL Khusus Perempuan Dipindah ke Tengah
Kamis, 30 April 2026 - 07:01 WIB
loading...
A
A
A
Pernyataan Arifah tersebut langsung menuai polemik, terutama di media sosial (medsos), karena dianggap bukan merupakan solusi. Beragam meme pun bermunculan.
Sejumlah pejabat tak sependapat dengan pernyataan Arifah tersebut. Misal, Dirut PT KAI Bobby Rasyidin menegaskan bahwa aspek keselamatan penumpang kereta api, termasuk Commuter Line, tidak dibedakan berdasarkan gender.
Baca Juga: Menteri PPPA Usul Gerbong Perempuan Dipindah, Dirut KAI Tegaskan Keselamatan Penumpang Tidak Bedakan Gender
Menurut Bobby, KAI selama ini menerapkan standar keselamatan yang sama bagi seluruh penumpang, baik laki-laki maupun perempuan. "Mengenai gerbong perempuan seperti yang saya sampaikan tadi, kita tidak membedakan dari tingkat keselamatan, tidak kita bedakan antara gender perempuan dan gender laki," tegas Bobby di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Rabu (29/4/2026).
Setelah pernyataannya menuai polemik, Arifah akhirnya meminta maaf melalui video yang diunggah di akun Instagram @kemenpppa, Rabu (29/4/2026) malam. Berikut ini empat poin pentingnya.
Sejumlah pejabat tak sependapat dengan pernyataan Arifah tersebut. Misal, Dirut PT KAI Bobby Rasyidin menegaskan bahwa aspek keselamatan penumpang kereta api, termasuk Commuter Line, tidak dibedakan berdasarkan gender.
Baca Juga: Menteri PPPA Usul Gerbong Perempuan Dipindah, Dirut KAI Tegaskan Keselamatan Penumpang Tidak Bedakan Gender
Menurut Bobby, KAI selama ini menerapkan standar keselamatan yang sama bagi seluruh penumpang, baik laki-laki maupun perempuan. "Mengenai gerbong perempuan seperti yang saya sampaikan tadi, kita tidak membedakan dari tingkat keselamatan, tidak kita bedakan antara gender perempuan dan gender laki," tegas Bobby di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Rabu (29/4/2026).
Setelah pernyataannya menuai polemik, Arifah akhirnya meminta maaf melalui video yang diunggah di akun Instagram @kemenpppa, Rabu (29/4/2026) malam. Berikut ini empat poin pentingnya.
1. Sampaikan Dukacita
Arifah menyampaikan dukacita mendalam atas insiden yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat tersebut. "Hati dan doa kami bersama sleuruh korban dan keluarga yang ditinggalkan," ujar Arifah, dikutip dari video tersebut.2. Akui Pernyataan Kurang Tepat
Arifah mengakui pernyataannya yang menuai polemik tersebut kurang tepat. "Terkait pernyataan saya pascainsiden kecelakaan kereta di Bekasi Timur, saya menyadari bahwa pernyataan tersebut kurang tepat. Untuk itu, saya memohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat, khususnya kepada para korban dan keluarga korban yang merasa tersakiti atau tidak nyaman atas pernyataan tersebut," ujar Arifah.Lihat Juga :