Gabung Misi Global Sumud Flotilla 2026, Lima Relawan GPCI Berangkat ke Turki
Rabu, 29 April 2026 - 15:44 WIB
loading...
A
A
A
Dari Barcelona, perjalanan ini memang telah dimulai sejak 12 April. Armada kemudian bertemu kapal-kapal lain di Italia pada 26 April, sebelum bergerak menuju Yunani dan Turki yang merupakan titik konsolidasi akhir sebelum mendekati perairan Gaza.
Lihat video: 3 WNI ke Gaza Ikut Global Sumud Flotilla, Kedubes Tunisia Beri Pengawasan
Irvan menekankan, misi ini bukan tanpa risiko. Namun tujuan yang diusung jauh lebih besar yakni membuka koridor kemanusiaan. “Tujuan utama pelayaran ke zona merah ini adalah membuka koridor kemanusiaan agar bantuan kemanusiaan untuk masyarakat Gaza agar semakin terbuka,” ucapnya.
Irvan juga menjelaskan dukungan masyarakat Indonesia turut menggerakkan misi ini. Irvan menyebut ada tiga kapal yang membawa kontingen Indonesia ini yaitu hasil patungan dari masyarakat Indonesia yang dititipkan melalui lembaga-lembaga yang tergabung dalam GPCI. “Selanjutnya, 5 Mei kita akan berangkatkan juga tim melalui jalur darat, rencana dimulai dari Libya ya,” tuturnya.
Salah seorang relawan, Andi Angga Prasadewa menyebut keberangkatannya sebagai dorongan yang tak bisa ditolak. “Dirinya merasa ketepanggolan kemanusiaan, bagian kita mendukung kebebasan palestina,” tuturnya
Namun Andi mengaku jujur tentang ketidakpastian yang menanti. “Persiapannya, mental, kita tidak tahu situasi yang akan terjadi, persiapan fisik, jalur laut jarang menggunakan kapal laut ”
Meski demikian, proses panjang telah mereka lalui. Pelatihan demi pelatihan dijalani, bukan hanya fisik, tetapi juga mental dan spiritual.
Lihat video: 3 WNI ke Gaza Ikut Global Sumud Flotilla, Kedubes Tunisia Beri Pengawasan
Irvan menekankan, misi ini bukan tanpa risiko. Namun tujuan yang diusung jauh lebih besar yakni membuka koridor kemanusiaan. “Tujuan utama pelayaran ke zona merah ini adalah membuka koridor kemanusiaan agar bantuan kemanusiaan untuk masyarakat Gaza agar semakin terbuka,” ucapnya.
Irvan juga menjelaskan dukungan masyarakat Indonesia turut menggerakkan misi ini. Irvan menyebut ada tiga kapal yang membawa kontingen Indonesia ini yaitu hasil patungan dari masyarakat Indonesia yang dititipkan melalui lembaga-lembaga yang tergabung dalam GPCI. “Selanjutnya, 5 Mei kita akan berangkatkan juga tim melalui jalur darat, rencana dimulai dari Libya ya,” tuturnya.
Salah seorang relawan, Andi Angga Prasadewa menyebut keberangkatannya sebagai dorongan yang tak bisa ditolak. “Dirinya merasa ketepanggolan kemanusiaan, bagian kita mendukung kebebasan palestina,” tuturnya
Namun Andi mengaku jujur tentang ketidakpastian yang menanti. “Persiapannya, mental, kita tidak tahu situasi yang akan terjadi, persiapan fisik, jalur laut jarang menggunakan kapal laut ”
Meski demikian, proses panjang telah mereka lalui. Pelatihan demi pelatihan dijalani, bukan hanya fisik, tetapi juga mental dan spiritual.
Lihat Juga :