Soal Temuan Gadhaj Adam, Roy Suryo: Kalau itu Mikro Teks Pengaman, Keputusannya Mana?
Selasa, 28 April 2026 - 22:37 WIB
loading...
A
A
A
Hal itu terungkap setelah dirinya bersama salah seorang peneliti yang akrab disapa Topi Merah menemukan bahwa tulisan nama universitas pada ijazah tersebut tidak sesuai. Momen itu terjadi saat dirinya diundang dalam Rakyat Bersuara iNews TV pada Selasa, 21 April 2026 lalu.
Saat itu data temuan Roy Suryo ditampilkan dalam acara tersebut dan pihak pengacara lawan menduga bahwa pihak televisi telah mencuri data dan menyebarkannya secara ilegal kepada Roy yang juga tersangka kasus dugaan ijazah palsu mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
“Yaitu bukan di embosnya itu bukan Universitas Gajah Mada tapi Universitas Gajhaj Adam,” ujar Roy dalam konferensi pers di Larazeta Resto Jakarta Selatan, Sabtu (25/4/2026).
“Saya tidak fokus lagi ke apa kesalahan dari itu. Tapi apa? Karena kami berdua, saya dan topi merah itu dianggap mencuri data dan TV tersebut, itu dianggap telah memberikan data ilegal kepada pihak lain yang tidak berkompeten,” tandasnya.
Saat itu data temuan Roy Suryo ditampilkan dalam acara tersebut dan pihak pengacara lawan menduga bahwa pihak televisi telah mencuri data dan menyebarkannya secara ilegal kepada Roy yang juga tersangka kasus dugaan ijazah palsu mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
“Yaitu bukan di embosnya itu bukan Universitas Gajah Mada tapi Universitas Gajhaj Adam,” ujar Roy dalam konferensi pers di Larazeta Resto Jakarta Selatan, Sabtu (25/4/2026).
“Saya tidak fokus lagi ke apa kesalahan dari itu. Tapi apa? Karena kami berdua, saya dan topi merah itu dianggap mencuri data dan TV tersebut, itu dianggap telah memberikan data ilegal kepada pihak lain yang tidak berkompeten,” tandasnya.
(shf)
Lihat Juga :