Influencer Ferry Irwandi Kritik Kejagung, Pakar Hukum: Ada Potensi Membuat Sesat Pikir

Selasa, 28 April 2026 - 19:39 WIB
loading...
Influencer Ferry Irwandi...
Sebagian influencer bicara kasus hukum hanya berdasarkan data berita. Hal ini disampaikan Parulian Aritonang menanggapi video Ferry Irwandi. Ferry membangun narasi Kejagung dianggap salah dalam memproses pidana terdakwa Ibrahim Arief. Foto: Dok Sindonews
A A A
JAKARTA - Dekan Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI) Parulian Aritonang melihat sebagian pengamat atau influencer yang bicara kasus hukum hanya berdasarkan data berita. Hal ini disampaikan Parulian menanggapi beredarnya video viral influencer Ferry Irwandi .

Dalam video itu, Ferry membangun narasi yang menyerang penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) karena dianggap salah dalam memproses pidana terdakwa Ibrahim Arief. “Mereka tidak mengetahui proses sesungguhnya oleh jaksa maupun penyidik yang sifatnya juga rahasia sampai dibuka di persidangan,” ujar Parulian, Selasa (28/4/2026).

Baca juga: Selamat Ginting soal Ferry Irwandi: Kebebasan Berpendapat Beda dengan Provokasi

Menurut dia, pembentukan opini di luar pengadilan bukanlah fakta hukum. Fakta hukum yang menjadi pertimbangan hakim hanya diproses pengadilan.

“Tersangka dan penuntut hukum diberi kesempatan untuk memberikan fakta hukum dan bukti, serta kesempatan menyangkal dalam peradilan, apa yang disampaikan di luar peradilan bukan fakta hukum,” ungkap dia.

Menurut dia, secara etis penggiringan fakta bisa jadi pada analisis hukum yang salah atau akan besar kemungkinan terjadi mispersepsi atau salah analisa dari fakta yang salah. “Pembentukan opini yang mengarah pembelaan seharusnya hanya di depan pengadilan bukan dengan penggiringan opini berita,” ujarnya.

Menurut Parulian, jika penggiringan opini publik ini dibiarkan maka ada potensi Fallacy of Law atau dalam bahasa Indonesia disebut sesat pikir hukum. Dia menuturkan akan ada kekeliruan dalam penalaran atau argumen hukum yang membuat kesimpulan menjadi tidak valid, menyesatkan, atau tidak logis.

“Ini adalah cacat dalam logika hukum di mana langkah-langkah penarikan kesimpulan tidak sesuai dengan kaidah-kaidah logika yang benar,” ungkapnya.

Fakta hukum yang benar adalah fakta yang dikemukakan dalam pengadilan. “Dan kadang sekarang hakim mengambil fakta di luar pengadilan dari berita atau narsum-narsum di luar pengadilan, bukan saksi ahli,” ucapnya.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Buronan Kasus Penipuan...
Buronan Kasus Penipuan Bisnis Batu Bara Rp7 Miliar Ditangkap di Bandara Soetta
Sony Sonjaya Ungkap...
Sony Sonjaya Ungkap 41 Nama Diduga Minta Titik SPPG, Sahroni Khawatir untuk Mengelabui Penyidik
Ini Tampang Tersangka...
Ini Tampang Tersangka Baru Kasus MBG Memakai Rompi Tahanan Kejagung
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
7 Tips Konten Review...
7 Tips Konten Review Produk agar Viral dan Dilirik Brand ala Dannisa Utami
Kekasih Sarwendah Jadi...
Kekasih Sarwendah Jadi Sorotan, Giorgio Antonio Diduga Kenakan Jam Tangan Palsu Audemars Piguet
Syahran Buka Suara soal...
Syahran Buka Suara soal Hubungannya dengan Jule: Saya Siap dengan Konsekuensinya
Rekomendasi
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
Dorong SDM Unggul, IWIP-WBN...
Dorong SDM Unggul, IWIP-WBN Gandeng LPDP Kirim Mahasiswa ke China
Adhyaksa FC Pindah Homebase...
Adhyaksa FC Pindah Homebase ke Kalimantan Tengah, Buka Peluang Ganti Nama Jadi Kalteng FC
Berita Terkini
Bukan Sekadar Insinyur,...
Bukan Sekadar Insinyur, Alumni ITS Didorong Kuasai Kepemimpinan dan Finansial
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan,...
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan, Relawan Jokowi: Ini Bukan Akhir dari Segalanya
Hadapi Masa Depan yang...
Hadapi Masa Depan yang Tak Pasti, Mahasiswa Diajarkan Kepemimpinan, Inovasi, dan Talenta Digital
APHI Dorong Pemegang...
APHI Dorong Pemegang PBPH Manfaatkan Permenhut untuk Kembangkan Proyek Karbon
Ade Darmawan Minta Jaksa...
Ade Darmawan Minta Jaksa Tolak Segala Intervensi di Kasus Ijazah Jokowi
Nostalgia dengan Fotografi...
Nostalgia dengan Fotografi Analog, Lomography Kini Hadir di Indonesia
Infografis
8 Negara dengan Aturan...
8 Negara dengan Aturan Berpakaian Paling Ketat, Ada yang Melarang Sandal Jepit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved