Pemerintah Pastikan Beri Kompensasi untuk Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
Selasa, 28 April 2026 - 10:34 WIB
loading...
A
A
A
“Pokoknya semuanya diurus. Ya nanti ada semuanya ada kompensasinya,” ujarnya.
Prabowo juga menyampaikan belasungkawanya atas adanya korban jiwa dari insiden tersebut. Dirinya telah memerintahkan untuk melakukan investigasi.
Diketahui, Kereta Api (KA) 4 Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi menabrak bagian belakang KRL TM 5568A (PLB 5568a) yang berhenti di peron 2 Stasiun Bekasi Timur (BKST). Atas kejadian ini lalu lintas perjalanan Kereta Api di lintas Jakarta sampai Cikarang dapat dikatakan terhenti total.
Tragedi itu berpangkal dari 35 menit sebelumnya di perlintasan sebidang JPL 85 Ampera. Sebuah taksi listrik mogok di tengah rel dan tertemper KRL CRRC Jakarta–Cikarang (PLB 5181), sehingga KRL PLB 5568a di belakangnya tertahan tidak dapat melanjutkan perjalanan akibat KRL PLB 5181 yang tertemper taksi listrik.
Sebelumnya, PT KAI kembali meng-update jumlah korban kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) malam. Hingga Selasa (28/4/2026) pukul 08.45 WIB, jumlah korban meninggal dunia sebanyak 14 orang.
Prabowo juga menyampaikan belasungkawanya atas adanya korban jiwa dari insiden tersebut. Dirinya telah memerintahkan untuk melakukan investigasi.
Diketahui, Kereta Api (KA) 4 Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi menabrak bagian belakang KRL TM 5568A (PLB 5568a) yang berhenti di peron 2 Stasiun Bekasi Timur (BKST). Atas kejadian ini lalu lintas perjalanan Kereta Api di lintas Jakarta sampai Cikarang dapat dikatakan terhenti total.
Tragedi itu berpangkal dari 35 menit sebelumnya di perlintasan sebidang JPL 85 Ampera. Sebuah taksi listrik mogok di tengah rel dan tertemper KRL CRRC Jakarta–Cikarang (PLB 5181), sehingga KRL PLB 5568a di belakangnya tertahan tidak dapat melanjutkan perjalanan akibat KRL PLB 5181 yang tertemper taksi listrik.
Sebelumnya, PT KAI kembali meng-update jumlah korban kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) malam. Hingga Selasa (28/4/2026) pukul 08.45 WIB, jumlah korban meninggal dunia sebanyak 14 orang.
Lihat Juga :