Penembakan di Washington Hilton, Menakar Efektivitas Komunikasi Donald Trump
Senin, 27 April 2026 - 19:54 WIB
loading...
A
A
A
Trump dengan cepat memberikan pernyataan di Truth Social, memuji aparat keamanan dan menegaskan "The show must go on". Ini adalah teknik komunikasi frame control. Trump membalikkan narasi ancaman menjadi narasi kekuatan - sebuah upaya konsisten untuk tidak menunjukkan kelemahan, mengingatkan pada retorika strongman yang ia tampilkan sejak percobaan pembunuhan tahun 2024.
Efek "Wag the Dog" dan Pengalihan Isu Media
Insiden ini terjadi tepat saat ketegangan politik tinggi, termasuk perseteruan Trump dengan media arus utama dan kebocoran informasi keamanan nasional. Dalam teori komunikasi politik, kejadian ini berpotensi menjadi bentuk "Wag the Dog", di mana perhatian publik dialihkan dari isu kebijakan yang kontroversial ke insiden keamanan yang dramatis.
Pernyataan-pernyataan Trump yang menyebut bahwa "orang paling berpengaruh memang selalu diincar" adalah bentuk komunikasi politik yang ultra-agresif. Ia mengubah dirinya dari target menjadi "pahlawan yang diincar". Ini adalah strategi komunikasi untuk merangkul basis massa MAGA (Make America Great Again) dengan narasi bahwa Trump adalah sosok yang dibenci oleh "elite" atau "pihak luar" karena kekuatannya.
Yang menarik dari sisi komunikasi adalah kecepatan aparat Secret Service dalam mengevakuasi, namun sekaligus keterkejutan publik bagaimana pelaku bisa mendekat ke ballroom. Kari Lake, salah satu penasihat, langsung mempertanyakan keamanan.
Efek "Wag the Dog" dan Pengalihan Isu Media
Insiden ini terjadi tepat saat ketegangan politik tinggi, termasuk perseteruan Trump dengan media arus utama dan kebocoran informasi keamanan nasional. Dalam teori komunikasi politik, kejadian ini berpotensi menjadi bentuk "Wag the Dog", di mana perhatian publik dialihkan dari isu kebijakan yang kontroversial ke insiden keamanan yang dramatis.
Pernyataan-pernyataan Trump yang menyebut bahwa "orang paling berpengaruh memang selalu diincar" adalah bentuk komunikasi politik yang ultra-agresif. Ia mengubah dirinya dari target menjadi "pahlawan yang diincar". Ini adalah strategi komunikasi untuk merangkul basis massa MAGA (Make America Great Again) dengan narasi bahwa Trump adalah sosok yang dibenci oleh "elite" atau "pihak luar" karena kekuatannya.
Yang menarik dari sisi komunikasi adalah kecepatan aparat Secret Service dalam mengevakuasi, namun sekaligus keterkejutan publik bagaimana pelaku bisa mendekat ke ballroom. Kari Lake, salah satu penasihat, langsung mempertanyakan keamanan.
Lihat Juga :