Menakar Peluang Dua Jenderal Bintang 3 Jadi KSAL, Ini Prediksi Pengamat
Minggu, 26 April 2026 - 16:28 WIB
loading...
A
A
A
Adib menilai bahwa pemilihan KSAL tidak semata didasarkan pada senioritas, tetapi juga pada kebutuhan organisasi ke depan. “Presiden akan mempertimbangkan aspek regenerasi, kesinambungan program, serta kapasitas kepemimpinan dalam menghadapi tantangan maritim yang semakin kompleks,” ujar direktur eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN) ini. Baca juga: TNI AL Buka Suara soal Kapal Perang Amerika Serikat lewati Selat Malaka
Ia menambahkan, figur dengan masa dinas yang lebih panjang cenderung memiliki peluang lebih besar karena dapat menjalankan program strategis secara berkelanjutan. “Dalam konteks ini, nama seperti Irvansyah relatif lebih diuntungkan. Namun, tetap saja keputusan akhir merupakan hak prerogatif Presiden,” tegasnya.
Hingga kini, belum ada keputusan resmi terkait siapa yang akan menduduki kursi KSAL. Proses seleksi diperkirakan akan mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari rekam jejak, kebutuhan organisasi, hingga dinamika politik dan keamanan nasional.
Ia menambahkan, figur dengan masa dinas yang lebih panjang cenderung memiliki peluang lebih besar karena dapat menjalankan program strategis secara berkelanjutan. “Dalam konteks ini, nama seperti Irvansyah relatif lebih diuntungkan. Namun, tetap saja keputusan akhir merupakan hak prerogatif Presiden,” tegasnya.
Hingga kini, belum ada keputusan resmi terkait siapa yang akan menduduki kursi KSAL. Proses seleksi diperkirakan akan mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari rekam jejak, kebutuhan organisasi, hingga dinamika politik dan keamanan nasional.
(poe)
Lihat Juga :