Legislator PAN Dorong Pemerintah Terus Upayakan Transisi Energi Ramah Lingkungan

Selasa, 21 April 2026 - 15:19 WIB
loading...
Legislator PAN Dorong...
Anggota Komisi XI DPR Ahmad Najib Qodratullah mendorong pemerintah terus berinovasi dan melakukan transisi energi dari fosil ke energi baru terbarukan. Foto: Dok dpr.go.id
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi XI DPR Ahmad Najib Qodratullah mendorong pemerintah terus berinovasi dan melakukan transisi energi dari fosil ke energi baru terbarukan. Legislator dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) ini mendukung penuh langkah pemerintah untuk mengembangkan bahan bakar biodiesel B50 guna mencapai cita-cita kemandirian energi di tengah krisis global saat ini.

Hal tersebut dikatakan Najib menanggapi langkah pemerintah menaikkan harga BBM nonsubsidi. Kenaikan signifikan terjadi pada BBM jenis Pertamax Turbo dari Rp13.100 menjadi Rp19.400 per liter, Dexlite Rp14.200 menjadi Rp23.600 per liter, dan Pertamina Dex dari Rp14.500 menjadi Rp23.900 per liter.

“Saya mendukung pemerintah untuk terus berinovasi mencari alternatif. Program B50 sebagai produk lokal biodisiel harus didukung guna mencapai kemandirian dalam produksi BBM alternatif. Lalu proses transisi dalam program energi terbarukan yang ramah lingkungan juga harus terus diupayakan,” ujar Najib, Selasa (21/4/2026).

Baca juga: RI Temukan Cadangan Gas Jumbo di Kalimantan Timur, Siap Produksi 2028



Dia yakin bahwa keputusan pemerintah untuk menaikkan harga BBM nonsubsidi telah melalui proses panjang. Dia mengaku memahami jika saat ini muncul kekhawatiran kenaikan BBM nonsubsidi akan berdampak atau memberikan efek domino kepada daya beli masyarakat.

“Betul selalu ada dampak lanjutan dari kenaikan BBM, tapi perlu diingat bahwa kenaikan tersebut sudah melalui proses yang panjang,” tuturnya.

Dia melihat pemerintah telah berusaha mempertahankan harga BBM terkhusus yang bersubsidi di tengah krisis global. Padahal, kata dia, di satu sisi saat ini rantai pasokan terganggu sehingga menyebabkan kelangkaan BBM di dunia.

“Dan pilihan terakhir dalam rangka menjaga stabilitas pilihan menaikan harga BBM nonsubsidi menjadi opsi paling berat,” ujar Najib, Sekretaris Fraksi PAN DPR ini.

Dia pun menganalisis kenaikan harga BBM nonsubsidi juga merupakan pilihan untuk menjaga stabilitas jangka panjang. Menurut dia, pilihan ini merupakan upaya agar harga BBM subsidi tidak naik di tengah krisis global akibat perang Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.

“Kita berdoa saja krisis ini tidak terlalu berlarut tapi saya melihat apa yang sudah dikerjakan pemerintah sudah luar biasa baik, dibanding negara tetangga yang lebih parah terdampak,” pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Biogas, Energi Terbarukan...
Biogas, Energi Terbarukan sebagai Upaya Mencapai Target Net Zero Emission
DPR: Swasembada Migas...
DPR: Swasembada Migas Sama Pentingnya dengan Swasembada Pangan
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
DPR Desak Negara Tindak...
DPR Desak Negara Tindak Keras Tanpa Kompromi Judi Online dan Teror Pinjol
Evita: Ekspor Satu Pintu...
Evita: Ekspor Satu Pintu Harus Jadi Instrumen Hilirisasi, Bukan Ubah Jalur Penjualan
ART asal Indonesia Dianiaya...
ART asal Indonesia Dianiaya di Malaysia, DPR Minta Kemlu Lobi agar Pelaku Dihukum Berat
Purbaya Pede Harga BBM...
Purbaya Pede Harga BBM Pertamax Bakal Turun Efek Damai AS-Iran
Harga BBM Naik 37%,...
Harga BBM Naik 37%, Saatnya Percepat Adopsi Kendaraan Listrik
Bukan Rp16.250, Harga...
Bukan Rp16.250, Harga Asli Pertamax Seharusnya Rp20.200 per Liter
Rekomendasi
IHSG Hari Ini Berakhir...
IHSG Hari Ini Berakhir Ambles ke 6.116, Transaksi Cetak Rp13,4 Triliun
Gelontorkan Diskon Tiket...
Gelontorkan Diskon Tiket Transportasi hingga 30%, Pemerintah Siapkan Anggaran Rp1,54 Triliun
Raisa Duet dengan Sung...
Raisa Duet dengan Sung Si-kyung Bawakan Lagu 'Heaven Knows'
Berita Terkini
Ade Darmawan Yakin Jokowi...
Ade Darmawan Yakin Jokowi Kecewa Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Kejari Jaksel
Tak Ditahan, Roy Suryo...
Tak Ditahan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dikenakan Wajib Lapor
BPOM: 99,76 Persen AMDK...
BPOM: 99,76 Persen AMDK Merupakan Produk Dalam Negeri
UU Polri Baru Dinilai...
UU Polri Baru Dinilai Perkuat Transformasi Polri dan Dukung Asta Cita
Roy Suryo usai Penangguhan...
Roy Suryo usai Penangguhan Penahanan Dikabulkan: Ini Kemenangan Rakyat Indonesia
Komnas HAM Diminta Awasi...
Komnas HAM Diminta Awasi Dugaan Kriminalisasi dan Penahanan Sulaiman
Infografis
Jejak Pendidikan Stella...
Jejak Pendidikan Stella Christie, Wamen yang Jadi Komisaris Pertamina Hulu Energi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved