Fotonya Diedit Mirip Ngabalin, Ini Jawaban Santai Fahri Hamzah
Sabtu, 19 September 2020 - 11:44 WIB
loading...
A
A
A
"Itu nasihat setahun lalu: Gelora belum ada. Pilkada belum ada. Gibran belum maju. Setahun kemudian: Gelora ada Pilkada sudah mulai. Gibran sudah maju. Masak dilarang," kata Fahri melalui akun Twitternya @Fahrihamzah, Jumat 18 September 2020.(Baca juga: Jaga Nama Jokowi, Fahri Sarankan Gibran Tak Maju Wali Kota Solo )
Dalam cuitan sebelumnya, Fahri mengakui pernah mengkritik Gibran. Ketika itu dia menilai langkah Gibran yang ingin maju pada Pilkada 2020 bisa mengganggu reputasi sang ayah, Presiden Joko Widodo.
"Saya pernah kritik Gibran, mau maju pilkada bisa berakibat ke arah reputasi bapaknya. Sekarang terbukti ramai kan. Tapi, tetaplah itu tidak mengubah makna teoritis terminologi dinasti yang terkait dengan pewarisan dengan darah. Pilkada bukan pewarisan darah. Pilkada bukan dinasti," kata mantan politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini. (Baca juga: Wow, Pesaing Gibran di Pilwalkot Solo Ini Klaim Raih 60% Dukungan Pemilih )
Menanggapi foto editannya mirip Ali Mochtar Ngabalin, Fahri menjawab santai. "Gambarnya bagus," ujarnya dengan menyertakan emoji tertawa.
Dalam cuitan sebelumnya, Fahri mengakui pernah mengkritik Gibran. Ketika itu dia menilai langkah Gibran yang ingin maju pada Pilkada 2020 bisa mengganggu reputasi sang ayah, Presiden Joko Widodo.
"Saya pernah kritik Gibran, mau maju pilkada bisa berakibat ke arah reputasi bapaknya. Sekarang terbukti ramai kan. Tapi, tetaplah itu tidak mengubah makna teoritis terminologi dinasti yang terkait dengan pewarisan dengan darah. Pilkada bukan pewarisan darah. Pilkada bukan dinasti," kata mantan politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini. (Baca juga: Wow, Pesaing Gibran di Pilwalkot Solo Ini Klaim Raih 60% Dukungan Pemilih )
Menanggapi foto editannya mirip Ali Mochtar Ngabalin, Fahri menjawab santai. "Gambarnya bagus," ujarnya dengan menyertakan emoji tertawa.
(dam)
Lihat Juga :