Analis Konflik dan Keamanan: Pernyataan JK Tak Perlu Disikapi Defensif dan Emosional

Senin, 13 April 2026 - 15:09 WIB
loading...
Analis Konflik dan Keamanan:...
Pernyataan mantan Wapres Jusuf Kalla (JK) mengenai realitas sosiologis konflik sektarian di Ambon dan Poso baru-baru ini memicu polemik publik. Foto/Aldhi Chandra Setiawan
A A A
JAKARTA - Pernyataan mantan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) mengenai realitas sosiologis konflik sektarian di Ambon dan Poso baru-baru ini memicu polemik publik. Pasalnya, pernyataan JK memicu penafsiran beragam dari masyarakat.

Dalam narasinya, JK merefleksikan bagaimana jargon keagamaan digunakan oleh pihak-pihak yang bertikai sebagai instrumen serangan, yang berujung pada hilangnya ribuan nyawa serta kerusakan infrastruktur yang masif.

Baca juga: Pernyataan JK Dinilai Tidak Tepat dan Berpotensi Sesatkan Pemahaman Publik

Analis Konflik dan Keamanan Alto Labetubun menilai, fenomena ini memicu respons beragam, mulai dari pembenaran atas refleksi konflik tersebut hingga langkah hukum yang diambil oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) GAMKI beserta sejumlah organisasi massa pada 12 April 2026.



"Sebagai orang yang mengalami langsung konflik Ambon dan Poso, dan berlatar belakang profesional di bidang konflik dan keamanan, saya berpendapat pernyataan tersebut tidak seharusnya disikapi secara defensif maupun emosional," ujarnya, Senin (13/4/2026).

Alto menyebut beberapa poin krusial yang perlu dipahami secara objektif. Pertama, perspektif sosiologis, bukan teologis. Menurut Alto pernyataan Jusuf Kalla bukanlah sebuah diskursus teologis mengenai ajaran agama tertentu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jokowi dan JK Hadiri...
Jokowi dan JK Hadiri Peringatan Hari Bhayangkara di Satlat Brimob Cikeas
Prabowo Sebut Indonesia-Jerman...
Prabowo Sebut Indonesia-Jerman Sepakat Konflik Harus Diselesaikan lewat Perundingan
5 Peristiwa Politik...
5 Peristiwa Politik Pekan Ini: Said Iqbal Jadi Penasihat Presiden, Prabowo Terima JK, hingga Mahasiswa Turun ke Jalan
Bertemu Prabowo, JK...
Bertemu Prabowo, JK Siap Partisipasi Bangun Energi Hijau
Prabowo dan Jusuf Kalla...
Prabowo dan Jusuf Kalla Bahas Isu Global hingga Swasembada Energi
Prabowo Bakal Bertemu...
Prabowo Bakal Bertemu JK
David dan Victoria Beckham...
David dan Victoria Beckham Kirim Sinyal Damai untuk Brooklyn di Hari Ayah
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
Konten JK Dipotong,...
Konten JK Dipotong, Peneliti Soroti Bahaya Dekontekstualisasi di Medsos
Rekomendasi
MNC University dan Pemkab...
MNC University dan Pemkab Kotabaru Perkuat Kolaborasi, Luncurkan Aplikasi OPPKPKE dan Bahas Pengembangan Pariwisata
Balogun Bebas, Tuchel:...
Balogun Bebas, Tuchel: Mungkin Trump Bisa Selamatkan Quansah?
Duo Zou Bersaudara Asal...
Duo Zou Bersaudara Asal China Mendadak Jadi Miliarder Gara-gara Robot Humanoid, Begini Kisahnya
Berita Terkini
Kasus Suap Bupati Suhardiman...
Kasus Suap Bupati Suhardiman Amby, KPK Geledah Sejumlah Lokasi di Kuansing
Hakim Tolak Praperadilan...
Hakim Tolak Praperadilan Asrul Azis di Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Prabowo ke PM Singapura:...
Prabowo ke PM Singapura: Kalau Ada Salah Paham, Kita Selesaikan Terbuka
Roy Suryo Gugat Praperadilan...
Roy Suryo Gugat Praperadilan Lagi, Kuasa Hukum Jokowi: Tidak Logis, Statusnya Sudah Terdakwa
Nadiem Makarim Laporkan...
Nadiem Makarim Laporkan 4 Hakim Kasus Chromebook ke KY, Singgung Dugaan Manipulasi Fakta Sidang
Komisi VIII DPR: Ada...
Komisi VIII DPR: Ada Ancaman Besar jika LGBT Masif di Indonesia
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved