AMSI Ungkap Fenomena AI Crawler Jadi Tekanan Baru Industri Media
Minggu, 12 April 2026 - 16:23 WIB
loading...
A
A
A
Ia menyebut kondisi ini sebagai double squeeze, yakni tekanan ganda yang menghantam bisnis media. Menurutnya, bot tersebut menyamar sebagai pengguna biasa sehingga tetap membebani server yang dikelola media.
“Karena bots itu kan menyatu seperti visitors. Jadi setiap kali halaman terbuka, ada load server kami yang harus bekerja dan itu ada biayanya. Jadi di satu sisi biayanya bertumbuh, di sisi lain pendapatannya berkurang," paparnya.
Baca juga: Deklarasi Pers Nasional 2026, Nomor 6 Mendesak Platform AI Beri Kompensasi Wajar dan Adil atas Karya Jurnalistik
Ia menjelaskan bahwa tekanan terhadap media sebenarnya sudah terjadi sejak disrupsi digital, namun kehadiran AI memperparah situasi. Menurut dia, pergeseran konsumsi informasi sejak akhir 2024 hingga 2025 membuat kondisi industri semakin tidak stabil.
Selain itu, ia mengatakan maraknya AI juga memicu banjir informasi yang sulit diverifikasi, sehingga menggerus konteks dan kepercayaan publik terhadap informasi.
“Karena bots itu kan menyatu seperti visitors. Jadi setiap kali halaman terbuka, ada load server kami yang harus bekerja dan itu ada biayanya. Jadi di satu sisi biayanya bertumbuh, di sisi lain pendapatannya berkurang," paparnya.
Baca juga: Deklarasi Pers Nasional 2026, Nomor 6 Mendesak Platform AI Beri Kompensasi Wajar dan Adil atas Karya Jurnalistik
Ia menjelaskan bahwa tekanan terhadap media sebenarnya sudah terjadi sejak disrupsi digital, namun kehadiran AI memperparah situasi. Menurut dia, pergeseran konsumsi informasi sejak akhir 2024 hingga 2025 membuat kondisi industri semakin tidak stabil.
Selain itu, ia mengatakan maraknya AI juga memicu banjir informasi yang sulit diverifikasi, sehingga menggerus konteks dan kepercayaan publik terhadap informasi.
Lihat Juga :