Cak Imin Kritisi War Ticket Haji: Yang Sudah Ngantre Tinggal 2 Tahun Gimana?
Sabtu, 11 April 2026 - 06:12 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya, Kemenhaj tengah menggodok wacana model baru pendaftaran jemaah haji dengan skema War Ticket. Lewat skema ini, siapa yang cepat dan masuk ke dalam kuota yang disediakan, ia akan berangkat.
Wacana War Ticket haji diungkapkan Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak dalam rangka merespons antrean panjang calon jemaah yang kini menjadi perhatian Presiden Prabowo Subianto.
"Sekarang Presiden berkeinginan supaya coba kalian pikirkan bagaimana caranya haji tidak ngantre. Nah, itu yang sedang kami formulasikan," ujar Dahnil, dikutip Jumat (10/4/2026).
Dia menyoroti fenomena antrean panjang ini mulai muncul dengan adanya persoalan keuangan haji. Situasi ini tidak terjadi sebelum ada BPKH. "Kita sedang berpikir bagaimana supaya nggak ngantre itu kayak model war ticket istilahnya. Jadi kita dikasih kuota oleh Saudi Arabia 200.000, nah kemudian itu kita tetapkan harganya berapa, kemudian nanti nggak perlu ngantre. Jadi masing-masing langsung pesan, siapa yang dapat itu yang berangkat. Kita sedang memikirkan pola itu," jelasnya.
Wacana War Ticket haji diungkapkan Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak dalam rangka merespons antrean panjang calon jemaah yang kini menjadi perhatian Presiden Prabowo Subianto.
"Sekarang Presiden berkeinginan supaya coba kalian pikirkan bagaimana caranya haji tidak ngantre. Nah, itu yang sedang kami formulasikan," ujar Dahnil, dikutip Jumat (10/4/2026).
Dia menyoroti fenomena antrean panjang ini mulai muncul dengan adanya persoalan keuangan haji. Situasi ini tidak terjadi sebelum ada BPKH. "Kita sedang berpikir bagaimana supaya nggak ngantre itu kayak model war ticket istilahnya. Jadi kita dikasih kuota oleh Saudi Arabia 200.000, nah kemudian itu kita tetapkan harganya berapa, kemudian nanti nggak perlu ngantre. Jadi masing-masing langsung pesan, siapa yang dapat itu yang berangkat. Kita sedang memikirkan pola itu," jelasnya.
(zik)
Lihat Juga :