Harga Plastik Melonjak, Legislator Minta Pemerintah Lindungi UMKM
Jum'at, 10 April 2026 - 16:31 WIB
loading...
A
A
A
Bunda Harum –demikian sapaan akrab Sarifah Suraidah, mencermati bahwa lonjakan harga plastik yang terjadi saat ini telah menempatkan pelaku usaha dalam posisi yang sulit. Di satu sisi, biaya produksi meningkat tajam, namun di sisi lain mereka tidak memiliki ruang untuk menaikkan harga jual karena berisiko kehilangan konsumen.
Wakil Rakyat dari Dapil Kalimantan Timur ini menjelaskan, lonjakan harga plastik kemasan ini merupakan dampak dari ketergantungan terhadap bahan baku impor serta terganggunya rantai pasok global. Oleh karena itu, ia mendorong Kementerian Perdagangan Republik Indonesia sebagai mitra Komisi VI DPR RI untuk segera mengambil langkah strategis, termasuk mempercepat pengadaan bahan baku impor dari negara-negara produsen utama guna memastikan pasokan tetap tersedia dan harga dapat kembali stabil.
Selain itu, Bunda Harum juga menekankan pentingnya pengawasan distribusi di dalam negeri agar tidak terjadi penimbunan atau praktik spekulasi yang dapat memperburuk kondisi pasar. Menurutnya, stabilitas harga tidak hanya bergantung pada ketersediaan barang, tetapi juga pada sistem distribusi yang transparan dan berkeadilan.
“Kementrian Perdagangan harus tanggap dengan kebijakan yang cepat, terukur, dan berpihak pada pelaku usaha kecil. Stabilitas pasokan dan harga harus dijaga, agar UMKM tetap mampu bertahan dan tidak terus menjadi pihak yang paling terdampak dari tekanan ekonomi global,” pungkasnya.
Wakil Rakyat dari Dapil Kalimantan Timur ini menjelaskan, lonjakan harga plastik kemasan ini merupakan dampak dari ketergantungan terhadap bahan baku impor serta terganggunya rantai pasok global. Oleh karena itu, ia mendorong Kementerian Perdagangan Republik Indonesia sebagai mitra Komisi VI DPR RI untuk segera mengambil langkah strategis, termasuk mempercepat pengadaan bahan baku impor dari negara-negara produsen utama guna memastikan pasokan tetap tersedia dan harga dapat kembali stabil.
Selain itu, Bunda Harum juga menekankan pentingnya pengawasan distribusi di dalam negeri agar tidak terjadi penimbunan atau praktik spekulasi yang dapat memperburuk kondisi pasar. Menurutnya, stabilitas harga tidak hanya bergantung pada ketersediaan barang, tetapi juga pada sistem distribusi yang transparan dan berkeadilan.
“Kementrian Perdagangan harus tanggap dengan kebijakan yang cepat, terukur, dan berpihak pada pelaku usaha kecil. Stabilitas pasokan dan harga harus dijaga, agar UMKM tetap mampu bertahan dan tidak terus menjadi pihak yang paling terdampak dari tekanan ekonomi global,” pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :