Soal Rp20 Miliar terkait RJ Kasus Ijazah Jokowi, Rustam Effendi: Itu Canda-candaan
Jum'at, 10 April 2026 - 08:12 WIB
loading...
A
A
A
"Yang menarik buat saya itu karena ada sebutan Jenderal, ini yang menarik buat saya gitu lho. Makanya saya bilang, ah dalam hati saya, 'wah ini gua kerjain juga nih jenderalnya' kan gitu kan," ucapnya.
Lihat video: Bantah Terima Dana, Roy Suryo Dukung Jusuf Kalla Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli
"(Jenderal) partai coklat lah. Dia bilang begitu, pengakuan dia kan. Sahih atau tidak saya nggak tau gitu lho. Terus saya bilang begini sambil canda-canda, 'Ya udah lu bilangin sana. Kalau di atas dua puluh, tiga puluh oke, di bawah itu nggak usahlah', saya bilang gitu kan. 'Abang serius nih?', 'Ya serius lah', tapi dalam hati saya, saya ketawa-ketawa juga kan," uungkap Rustam menirukan percakapan saat itu.
Rustam mengklaim, jika hal tersebut serius ia lakukan tidak disampaikan kepada Razman. Sebab, banyak pihak yang menawari dirinya untuk melakukan restorative justice. "Kalau saya mau kan nggak melalui Rasman. Emang itu Rasman siapa gitu? Nggak penting-penting juga dalam kasus ini kan gitu," tuturnya.
Sebelumnya, Ketua Umum KAMI Jokowi-Gibran, Razman Arif Nasution menyebut ada tersangka kasus pencemaran nama baik kasus ijazah Jokowi yang meminta uang sebesar Rp20 miliar. Jika uang itu dibayarkan, tersangka bersedia datang ke Solo untuk menyepakati restorative justice (RJ).
"Saya baru dua malam lalu dan saya rekam, mohon maaf ini. Bahwa dari salah satu dari lima tersangka sekarang meminta untuk RJ tidak kurang dari Rp20 miliar dan dia bersedia datang ke Solo," ujar Razman dalam program Rakyat Bersuara iNews, Selasa (7/4/2026).
Lihat video: Bantah Terima Dana, Roy Suryo Dukung Jusuf Kalla Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli
"(Jenderal) partai coklat lah. Dia bilang begitu, pengakuan dia kan. Sahih atau tidak saya nggak tau gitu lho. Terus saya bilang begini sambil canda-canda, 'Ya udah lu bilangin sana. Kalau di atas dua puluh, tiga puluh oke, di bawah itu nggak usahlah', saya bilang gitu kan. 'Abang serius nih?', 'Ya serius lah', tapi dalam hati saya, saya ketawa-ketawa juga kan," uungkap Rustam menirukan percakapan saat itu.
Rustam mengklaim, jika hal tersebut serius ia lakukan tidak disampaikan kepada Razman. Sebab, banyak pihak yang menawari dirinya untuk melakukan restorative justice. "Kalau saya mau kan nggak melalui Rasman. Emang itu Rasman siapa gitu? Nggak penting-penting juga dalam kasus ini kan gitu," tuturnya.
Sebelumnya, Ketua Umum KAMI Jokowi-Gibran, Razman Arif Nasution menyebut ada tersangka kasus pencemaran nama baik kasus ijazah Jokowi yang meminta uang sebesar Rp20 miliar. Jika uang itu dibayarkan, tersangka bersedia datang ke Solo untuk menyepakati restorative justice (RJ).
"Saya baru dua malam lalu dan saya rekam, mohon maaf ini. Bahwa dari salah satu dari lima tersangka sekarang meminta untuk RJ tidak kurang dari Rp20 miliar dan dia bersedia datang ke Solo," ujar Razman dalam program Rakyat Bersuara iNews, Selasa (7/4/2026).
Lihat Juga :