BPIP: Gencatan Senjata Amerika–Iran Harus Jadi Momentum Penyelesaian Konflik

Kamis, 09 April 2026 - 20:40 WIB
loading...
A A A
Karena itu, BPIP mendorong komunitas internasional untuk berperan aktif menjaga momentum tersebut agar tidak berubah menjadi jeda konflik semata, melainkan untuk menghentikan permusuhan demi melindungi warga sipil dan menjaga stabilitas global.

Lihat video: Nasib Gencatan Senjata Iran-AS: Terancam Batal Usai Israel Hantam Lebanon?


Djumala mengingatkan kompleksitas konflik dan rendahnya tingkat kepercayaan antara pihak-pihak yang bertikai berpotensi memicu kembali eskalasi. Sejumlah isu krusial seperti keamanan jalur pelayaran, sanksi ekonomi, dan program nuklir Iran juga dinilai dapat menjadi titik rawan. “Jika tidak dikelola serius, periode ini bisa menjadi jeda sebelum konflik yang lebih luas,” ujarnya.

Djumala menekankan pentingnya peran komunitas internasional untuk memastikan momentum tersebut dimanfaatkan secara maksimal. “Diplomasi harus menjadi jalan utama. Momentum ini harus digunakan untuk mendorong negosiasi yang konstruktif dan berorientasi jangka panjang,” kata dia.

Djumala berharap gencatan senjata tidak berhenti sebagai solusi sementara, tetapi menjadi pintu masuk menuju kesepakatan damai yang lebih komprehensif dan berlandaskan hukum internasional.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BPIP Gelar Penguatan...
BPIP Gelar Penguatan Kebajikan Pancasila, Marinus Gea: Harus Dihidupi, Bukan Sekadar Dihafalkan
Prabowo: Indonesia Berada...
Prabowo: Indonesia Berada pada Persimpangan Sejarah, di Tengah Konflik Dunia
Perang Iran 2026: Akhir...
Perang Iran 2026: Akhir Pertempuran, Awal Perebutan Kemenangan
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
BPIP Umumkan 76 Calon...
BPIP Umumkan 76 Calon Paskibraka 2026 Tingkat Pusat, Ini Nama-namanya
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS di Suriah, Hancurkan Radar dan Helikopter
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
Rekomendasi
Transformasi KAI Hadirkan...
Transformasi KAI Hadirkan Pengalaman Perjalanan Setara bagi Perempuan, Lansia, dan Disabilitas
Dimas Aditya Syok Temui...
Dimas Aditya Syok Temui Langsung Orang Dipasung saat Syuting Juminten Edan
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Berita Terkini
Dekopin: Juli Bulan...
Dekopin: Juli Bulan Koperasi, Banyak Daerah Masih Merayakan
Kelakar Prabowo: Nanti...
Kelakar Prabowo: Nanti Ada Pertandingan Jenderal-Jenderal, Saya Wasitnya
Aliansi Kebangsaan Serukan...
Aliansi Kebangsaan Serukan Indonesia Berdamai dengan Alam Hadapi Krisis Iklim
Prabowo Ungkap Indonesia...
Prabowo Ungkap Indonesia Segera Punya Motor Listrik Nasional, Siap Diluncurkan dalam Hitungan Minggu
BGN Nunggak ke Pihak...
BGN Nunggak ke Pihak Ketiga Rp1,6 Triliun pada 2025, Ada untuk EO hingga Jasa Konsultan
AI Ubah Cara Mengelola...
AI Ubah Cara Mengelola Proyek, Kompetensi Project Manager Tetap Jadi Kunci Kepemimpinan
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved