BSKDN Kemendagri Terapkan Rasch Model untuk Memperkuat Kualitas Kebijakan
Rabu, 01 April 2026 - 06:44 WIB
loading...
A
A
A
Lihat video: Mensesneg dan Mendagri Ungkap Arahan Prabowo Dalam Rapim TNI-POLRI 2026
Noudy juga menekankan, penerapan Rasch Model bukan sekadar peningkatan teknis, melainkan bagian dari upaya strategis untuk memperkuat kualitas evidence dalam perumusan kebijakan. Noudy mengingatkan, instrumen yang lemah berpotensi menghasilkan data yang bias, yang pada akhirnya dapat berdampak pada ketidaktepatan rekomendasi kebijakan.
“Jika data yang kita gunakan bias, maka kebijakan yang dihasilkan pun berisiko tidak tepat sasaran. Oleh karena itu, penguatan metodologi menjadi sangat penting,” tegasnya.
Sementara itu, Associate Professor Bambang Sumintono menekankan Rasch Model memberikan pendekatan pengukuran yang lebih akurat karena tidak hanya berfokus pada kelompok, tetapi juga pada karakteristik individu responden. Bambang juga menjelaskan, dalam Rasch Model, data tidak langsung dianggap sebagai hasil pengukuran akhir, melainkan perlu melalui proses transformasi agar memiliki makna yang lebih kuat secara ilmiah.
Kegiatan sosialisasi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat fondasi metodologis BSKDN, sehingga mampu menghasilkan rekomendasi kebijakan yang lebih akurat, tepat sasaran, dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Noudy juga menekankan, penerapan Rasch Model bukan sekadar peningkatan teknis, melainkan bagian dari upaya strategis untuk memperkuat kualitas evidence dalam perumusan kebijakan. Noudy mengingatkan, instrumen yang lemah berpotensi menghasilkan data yang bias, yang pada akhirnya dapat berdampak pada ketidaktepatan rekomendasi kebijakan.
“Jika data yang kita gunakan bias, maka kebijakan yang dihasilkan pun berisiko tidak tepat sasaran. Oleh karena itu, penguatan metodologi menjadi sangat penting,” tegasnya.
Sementara itu, Associate Professor Bambang Sumintono menekankan Rasch Model memberikan pendekatan pengukuran yang lebih akurat karena tidak hanya berfokus pada kelompok, tetapi juga pada karakteristik individu responden. Bambang juga menjelaskan, dalam Rasch Model, data tidak langsung dianggap sebagai hasil pengukuran akhir, melainkan perlu melalui proses transformasi agar memiliki makna yang lebih kuat secara ilmiah.
Kegiatan sosialisasi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat fondasi metodologis BSKDN, sehingga mampu menghasilkan rekomendasi kebijakan yang lebih akurat, tepat sasaran, dan berdampak nyata bagi masyarakat.
(cip)
Lihat Juga :