Prabowo Sampaikan Dukacita 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
Selasa, 31 Maret 2026 - 17:56 WIB
loading...
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan ucapan belasungkawa sedalam-dalamnya atas gugurnya tiga prajurit TNI yang tergabung dalam United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Foto/Tangkapan layar IG
A
A
A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan ucapan belasungkawa sedalam-dalamnya atas gugurnya tiga prajurit TNI yang tergabung dalam United Nations Interim Force in Lebanon ( UNIFIL ). Ucapan duka itu diunggah oleh Prabowo melalui Instagram Story dalam akun @prabowo pada Selasa (31/3/2026).
"Innalillahi waina ilaihi rajiun, turut berdukacita atas gugurnya Kapten Inf. Zulmi Aditya Iskandar, Sertu Muhammad Nur Ichwan, dan Praka Farizal Rhomadon saat menjalankan misi perdamaian di Timur Tengah," tulis Prabowo dalam unggahannya.
Istana sebelumnya juga mengucapkan belasungkawa atas gugurnya tiga prajurit TNI yang tergabung dalam UNIFIL.
Baca Juga: Istana Sampaikan Belasungkawa Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon
"Berkenaan dengan berita gugurnya tiga prajurit TNI kita yang sedang menjalankan tugas sebagai anggota penjaga perdamaian di Lebanon, mewakili Bapak Presiden tentunya kami pemerintah menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya," ucap Mensesneg Prasetyo Hadi kepada wartawan.
Prasetyo menyebutkan, pemerintah Indonesia menyayangkan adanya kejadian tersebut, sekaligus meminta kepada otoritas untuk melakukan investigasi. "Melalui Menteri Luar Negeri juga kemarin pemerintah telah menyampaikan sikap, termasuk menyayangkan kejadian ini sekaligus meminta kepada otoritas-otoritas terkait untuk melakukan investigasi," ujarnya.
Pras mengaku telah berkomunikasi dan berkoordinasi dengan sejumlah pihak agar proses pemulangan jenazah bisa disegerakan. "Kami juga sebagai Mensesneg telah berkoordinasi dengan Menteri Pertahanan, dengan Kementerian Luar Negeri, termasuk dengan Panglima TNI dalam hal melakukan upaya yang terbaik untuk pemulangan jenazah ketiga prajurit yang gugur."
Diketahui, pada Minggu (29/3/2026), seorang personel penjaga perdamaian Indonesia yang tergabung dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), Praka Farizal Rhomadon, gugur akibat serangan artileri tidak langsung di dekat Adchit Al Qusayr, Lebanon selatan.
Insiden terjadi di tengah eskalasi konflik antara Israel dan kelompok bersenjata di wilayah tersebut. Kementerian Pertahanan kemudian mengonfirmasi gugurnya dua personel Indonesia lainnya pada Senin (30/3/2026) seiring meningkatnya intensitas konflik di kawasan tersebut.
"Innalillahi waina ilaihi rajiun, turut berdukacita atas gugurnya Kapten Inf. Zulmi Aditya Iskandar, Sertu Muhammad Nur Ichwan, dan Praka Farizal Rhomadon saat menjalankan misi perdamaian di Timur Tengah," tulis Prabowo dalam unggahannya.
Istana sebelumnya juga mengucapkan belasungkawa atas gugurnya tiga prajurit TNI yang tergabung dalam UNIFIL.
Baca Juga: Istana Sampaikan Belasungkawa Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon
"Berkenaan dengan berita gugurnya tiga prajurit TNI kita yang sedang menjalankan tugas sebagai anggota penjaga perdamaian di Lebanon, mewakili Bapak Presiden tentunya kami pemerintah menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya," ucap Mensesneg Prasetyo Hadi kepada wartawan.
Prasetyo menyebutkan, pemerintah Indonesia menyayangkan adanya kejadian tersebut, sekaligus meminta kepada otoritas untuk melakukan investigasi. "Melalui Menteri Luar Negeri juga kemarin pemerintah telah menyampaikan sikap, termasuk menyayangkan kejadian ini sekaligus meminta kepada otoritas-otoritas terkait untuk melakukan investigasi," ujarnya.
Pras mengaku telah berkomunikasi dan berkoordinasi dengan sejumlah pihak agar proses pemulangan jenazah bisa disegerakan. "Kami juga sebagai Mensesneg telah berkoordinasi dengan Menteri Pertahanan, dengan Kementerian Luar Negeri, termasuk dengan Panglima TNI dalam hal melakukan upaya yang terbaik untuk pemulangan jenazah ketiga prajurit yang gugur."
Diketahui, pada Minggu (29/3/2026), seorang personel penjaga perdamaian Indonesia yang tergabung dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), Praka Farizal Rhomadon, gugur akibat serangan artileri tidak langsung di dekat Adchit Al Qusayr, Lebanon selatan.
Insiden terjadi di tengah eskalasi konflik antara Israel dan kelompok bersenjata di wilayah tersebut. Kementerian Pertahanan kemudian mengonfirmasi gugurnya dua personel Indonesia lainnya pada Senin (30/3/2026) seiring meningkatnya intensitas konflik di kawasan tersebut.
(zik)
Lihat Juga :