IPB University Sebut Pentingnya Sistem Pangan sebagai Kunci Swasembada
Senin, 30 Maret 2026 - 17:10 WIB
loading...
A
A
A
Corporate Secretary PT East West Seed Indonesia (Ewindo), Faisal Reza menuturkan bahwa perusahaan secara konsisten berinvestasi dalam penelitian, pengembangan varietas unggul, serta peningkatan kapasitas petani melalui berbagai program pendampingan. Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan petani memiliki akses terhadap teknologi benih yang adaptif terhadap perubahan iklim, produktif, serta mampu meningkatkan nilai ekonomi hasil pertanian.
“Komitmen kami adalah menghadirkan inovasi dan solusi yang relevan bagi petani Indonesia dalam jangka panjang. Melalui pengembangan benih unggul dan dukungan teknis kepada petani, kami ingin menjadi bagian dari penguatan sistem pangan nasional yang lebih tangguh dan berkelanjutan,” ujar Corporate Secretary PT East West Seed Indonesia (Ewindo), Faisal Reza.
Bayu menilai pemerintah telah memberi ruang bagi perusahaan benih untuk berkembang. Namun, menurutnya, dukungan tersebut masih perlu diperkuat. Ia menekankan bahwa pemerintah dapat berperan sebagai fasilitator dan “enabler” dalam membangun ekosistem perbenihan nasional.
“Pemerintah dapat menjadi fasilitator bagi ekosistem pengembangan perbenihan dengan perusahaan benih sebagai simpul intinya,” ujarnya.
Dengan pendekatan sistem yang terintegrasi dan dukungan kolaborasi multipihak, Prof. Bayu optimistis Indonesia dapat mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan. “Swasembada pangan berkelanjutan hanya bisa dicapai jika sistem pangan berjalan secara komprehensif dan berfungsi dengan baik,” katanya.
“Komitmen kami adalah menghadirkan inovasi dan solusi yang relevan bagi petani Indonesia dalam jangka panjang. Melalui pengembangan benih unggul dan dukungan teknis kepada petani, kami ingin menjadi bagian dari penguatan sistem pangan nasional yang lebih tangguh dan berkelanjutan,” ujar Corporate Secretary PT East West Seed Indonesia (Ewindo), Faisal Reza.
Bayu menilai pemerintah telah memberi ruang bagi perusahaan benih untuk berkembang. Namun, menurutnya, dukungan tersebut masih perlu diperkuat. Ia menekankan bahwa pemerintah dapat berperan sebagai fasilitator dan “enabler” dalam membangun ekosistem perbenihan nasional.
“Pemerintah dapat menjadi fasilitator bagi ekosistem pengembangan perbenihan dengan perusahaan benih sebagai simpul intinya,” ujarnya.
Dengan pendekatan sistem yang terintegrasi dan dukungan kolaborasi multipihak, Prof. Bayu optimistis Indonesia dapat mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan. “Swasembada pangan berkelanjutan hanya bisa dicapai jika sistem pangan berjalan secara komprehensif dan berfungsi dengan baik,” katanya.
(cip)
Lihat Juga :