PKS: Perppu Pilkada Solusi Terbaik Hilangkan Konser Musik di Kampanye

Jum'at, 18 September 2020 - 17:39 WIB
loading...
PKS: Perppu Pilkada...
Anggota Komisi II DPR Mardani Ali Sera menilai, kampanye konser musik dan yang menimbulkan kerumunan lainnya adalah sesuatu yang konyol di era pandemi. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi II DPR Mardani Ali Sera menilai, kampanye dalam bentuk konser musik dan yang menimbulkan kerumunan lainnya adalah sesuatu yang konyol di era pandemi Covid-19 (virus Corona) ini dan masih diatur dalam Undang-Undang (UU) Nomor 10/2016 tentang Pilkada.

(Baca juga: Rekor! Sehari 4.088 Orang Sembuh dari Covid-19)

Karena menurut Mardani, Peraturan Pemerintah Pengganti UU (Perppu) Nomor 2/2020 tentang Pilkada tidak mengubah ketentuan soal bentuk-bentuk kampanye tersebut.

(Baca juga: Bertambah 114 Orang, Total 9.336 Orang Meninggal Akibat Covid-19)

"Ini lelucon yang mesti kita lawan bersama. Walau KPU (Komisi Pemilihan Umum) tidak dapat melarang karena UU Nomor 10 Tahun 2016 masih membolehkan dan tidak direvisi dengan Perppu Nomor 2 Tahun 2020 tentang Pilkada," kata Mardani saat dihubungi SINDO Media, Jumat (18/9/2020).

Sehingga, Mardani melanjutkan, yang bisa dilakukan KPU adalah membatasi peserta kampanye tersebut dengan maksimal 100 orang dan dengan menerapkan protokol Covid-19 yang ketat.

Untuk itu, menurut Ketua DPP PKS ini, semua pihak juga harus ikut terlibat untuk mengawasi jalannya kampanye tersebut. Memastikan agar tidak ada pelanggaran protokol Covid-19.

"Tapi kita semua dapat mengawasi paslon yang menggelar konser musik. Karena sulit dalam suasana seperti itu protokol kesehatan ditegakkan. Kecuali diterjunkan jumlah pengawas yang besar," ujar legislator asal DKI Jakarta itu.

Namun demikian, Mardani berpandangan, solusi terbaik untuk menghindari Pilkada 2020 ini menjadi klaster Covid-19, payung hukum dasarnya yakni UU Pilkada harus diubah, dan Perppu akan menjadi solusi terbaik.

"Walau paling baik Pak Jokowi mengeluarkan Perppu yang melarang bentuk kampanye selain dalam ruangan dan maksimal 50 orang sisanya virtual," usulnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
PKS Tekankan Peran Perempuan...
PKS Tekankan Peran Perempuan dalam Penguatan Ekonomi Keluarga dan Nasional
PKS Perkuat Fundamental...
PKS Perkuat Fundamental Bangsa di Tengah Dinamika Global dan Nasional
Dorong Pendidikan Bermutu,...
Dorong Pendidikan Bermutu, PKS Salurkan Bantuan dan Apresiasi Guru Inspiratif
Almuzzammil: Milad ke-24...
Almuzzammil: Milad ke-24 PKS Momentum Gerakan Ketahanan Pangan, Energi, dan Ekonomi
Respons Usulan KPK,...
Respons Usulan KPK, PKS Akui Sudah Batasi Masa Jabatan Ketum Maksimal 2 Periode
Peduli Keselamatan Pemudik,...
Peduli Keselamatan Pemudik, PKS Dirikan Posko Pelayanan Mudik Gratis
Pimpin PKS Jabar, Abah...
Pimpin PKS Jabar, Abah Iwan: Pelayanan, Advokasi, dan Keberpihakan Adalah Napas Perjuangan Kita
Legawa Hasil Pilkada...
Legawa Hasil Pilkada Jakarta, PKS: Semoga Pemimpin Baru Melayani Rakyat
Rekomendasi
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah 0,28% ke Level 5.902 Sore Ini
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Buka 5 Prodi Baru, Siapkan Lulusan Siap Kerja
AirNav Gandeng AdMedika...
AirNav Gandeng AdMedika Permudah Akses Layanan Kesehatan Karyawan
Berita Terkini
KPK: Bupati Muara Enim...
KPK: Bupati Muara Enim Suap ASN BPK demi Pertahankan Opini WTP
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
Duit Rp200 Juta hingga...
Duit Rp200 Juta hingga Mobil Disita KPK dalam OTT BPK
ADIGSI dan Crest Kerja...
ADIGSI dan Crest Kerja Sama Pengembangan Keamanan Siber Nasional
Bertemu Prabowo, JK...
Bertemu Prabowo, JK Siap Partisipasi Bangun Energi Hijau
Respons Hukum Kejagung...
Respons Hukum Kejagung Dinilai Kunci Benahi Tata Kelola MBG
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved