Jokowi Ajak Masyarakat Ikhtiar Lahir Batin Hadapi Corona

Jum'at, 18 September 2020 - 17:16 WIB
loading...
Jokowi Ajak Masyarakat...
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak masyarakat berikhtiar secara lahir batin untuk menghadapi pandemi Corona (Covid-19). Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak masyarakat berikhtiar secara lahir batin untuk menghadapi pandemi Corona (Covid-19). Pasalnya saat ini wabah tersebut telah menimbulkan kecemasan dan ketakutan luar biasa karena banyaknya orang menjadi korban.

Tak hanya soal kesehatan, kata Jokowi, pandemi Corona juga menyebabkan krisis ekonomi dan sosial secara signifikan. Suplai barang dan jasa terhambat, pertumbuhan ekonomi melambat, jutaan orang kehilangan pekerjaan, dan hubungan sosial jadi berubah. (Baca juga: Bertambah 114 Orang, Total 9.336 Orang Meninggal Akibat Covid-19)

"Dalam situasi seperti ini ketangguhan kita sebagai sebuah bangsa yang benar-benar menghadapi ujian kita harus satu barisan. kita harus satu frekuensi, kita harus satu semangat karena kita perlu kerja keras," ujar Jokowi saat membuka Konferensi Besar ke-XXIII Gerakan Pemuda (GP) Ansor secara virtual dari Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat (18/9/2020). (Baca juga: Sehari Bertambah 3.891 Kasus, Total 236.519 Orang Positif Corona)

Jokowi meminta masyarakat Indonesia berikhtiar sungguh-sungguh untuk melenyapkan pandemi Corona dari muka bumi khususnya Indonesia. "Ikhtiar dzohir antara lain menjaga pola hidup bersih sebagaimana diajarkan Islam, mengikuti protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak dan sering sering mencuci tangan, jaga wudhu, mengonsumsi makanan yang halal dan thoyib yang baik sehat dan bergizi, olahraga yang cukup dan teratur serta juga istirahat yang cukup dan tidak stres. Ini yang penting," tuturnya. (Baca juga: Presiden Jokowi Bakal Hadiri Konbes GP Ansor di Minahasa Secara Virtual)

Sementara ikhtiar batin yakni memperbanyak dzikir, istighfar, taubat kepada Allah SWT, serta memperbanyak infaq dan shodaqoh di tengah maraknya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) akibat Corona. "Karena itu saya mengajak seluruh anggota GP Ansor di manapun berada baik secara individual maupun kolektif ikut turun tangan bersama-sama pemerintah dan elemen bangsa yang lainnya ikut membantu meringankan beban saudara-saudara kita," jelas dia.

Sebagai orang beriman, Jokowi percaya bahwa di balik setiap kejadian pasti ada hikmah yang bisa dipetik. Pelajaran berharga dari pandemi Corona adalah pentingnya kemandirian bangsa untuk berdiri di atas kaki sendiri. "Apa yang terjadi, apa yang menjadi kekurangan kita harus kita perbaiki, apa yang menjadi kelemahan kita harus kita perkuat. Karena itu saya mengajak kepada seluruh anggota GP Ansor di manapun berada untuk bangga dan mencintai produk-produk anak negeri, membeli dan mempromosikan produk-produk petani lokal, nelayan lokal dan juga produk-produk usaha mikro dan kecil usaha menengah," ucapnya.

"Saya yakin dengan gerakan bersama ini kita bukan hanya akan membantu kehidupan para petani, nelayan dan UMKM, tapi juga akan membuat ekonomi bisa ikut bergerak sehingga negara kita bukan hanya bisa pulih dari ancaman penyebaran pandemi namun ekonominya juga bisa bangkit Kembali menuju pada kondisi yang normal kembali," katanya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saatnya Muktamar NU...
Saatnya Muktamar NU Hadirkan Kepemimpinan yang Tak Lagi Wariskan Pertengkaran Berkepanjangan
Haul Akbar Ploso, Gus...
Haul Akbar Ploso, Gus Muhaimin: Jangan Hanya Menonton, Santri Harus Jadi Solusi Bangsa
Hadiri Munas-Konbes...
Hadiri Munas-Konbes NU 2026, Prabowo Apresiasi Peran Strategis NU bagi Bangsa
Dari Ploso, Gus Ma’shum...
Dari Ploso, Gus Ma’shum Faqih Ingatkan Adab Jadi Penuntun Musyawarah NU
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
Kritik Menggema Jelang...
Kritik Menggema Jelang Muktamar, Warga NU Depok Soroti Tata Kelola PBNU
Seruan Masyayikh NU...
Seruan Masyayikh NU di Ponpes Al Falah Ploso Redam Ketegangan di PBNU
13 Kiai Berkumpul di...
13 Kiai Berkumpul di Ponpes Al Falah Ploso, Serukan Muktamar NU Digelar di Pesantren
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh...
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh Yusuf Sebut Gus Salam Layak Jadi Ketum PBNU
Rekomendasi
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Janji Menkeu Purbaya
Milo dan Kemenpora Perkuat...
Milo dan Kemenpora Perkuat Kolaborasi, Dorong Budaya Hidup Sehat Lewat Kemajuan Olahraga Indonesia
Berita Terkini
Histeria Ojol dan Kerentanan...
Histeria Ojol dan Kerentanan Ekstrem Pekerja 'Gig Economy'
Nadiem Makarim Hadapi...
Nadiem Makarim Hadapi Sidang Putusan Kasus Chromebook Hari Ini
MK Putuskan Pembayaran...
MK Putuskan Pembayaran Dana Pensiun Sukarela Bisa Dilakukan Sekaligus atau Berkala
Program Magang Nasional...
Program Magang Nasional 2026 Dibuka, 150 Ribu Lulusan Ikut Magang Bareng Seskab Teddy
Indonesia-Singapura...
Indonesia-Singapura Teken MoU Jaga Lingkungan Hidup
B50: Strategi Diplomasi...
B50: Strategi Diplomasi Sawit Berkelanjutan
Infografis
9 Poin Penegasan Rektor...
9 Poin Penegasan Rektor UGM terkait Ijazah Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved