Tertahan Pandemi, Pemerintah Kembali Repatriasi 151 WNI dari India

loading...
Tertahan Pandemi, Pemerintah Kembali Repatriasi 151 WNI dari India
Gelombang repatriasi WNI dari berbagai negara di masa pandemi Covid-19 masih berlanjut. Salah satunya, para migran asal Indonesia yang tinggal di India. Foto/SINDOnews/Yorri Farli
A+ A-
JAKARTA - Gelombang repatriasi warga negara Indonesia (WNI) dari berbagai negara di masa pandemi Covid-19 masih berlanjut. Salah satunya, para migran asal Indonesia yang tinggal di India.

(Baca juga: Rekor! Sehari 4.088 Orang Sembuh dari Covid-19)

"151 WNI yang tergabung dalam program repatriasi mandiri menggunakan maskapai Garuda Indonesia dengan rute penerbangan New Delhi-Jakarta-Medan," kata Kementerian Luar Negeri (Kemlu) dalam keterangan resminya, Jumat (18/9/2020).

"Para WNI telah bertolak ke Indonesia pada Rabu 16 September 2020 dan dijadwalkan tiba di Jakarta pada Kamis dini hari dan selanjutnya menempuh perjalanan ke Medan pukul 07.10 WIB," tambahnya.



(Baca juga: Ada Unsur Pidana dalam Kebakaran Kejagung, Pengamat Sampaikan Saran Ini)

Seluruh WNI tersebut datang dari berbagai negara bagian di India, seperti West Bengal, Chhattisgarh, Uttar Pradesh, West Bengal, Tamil Nadu, Maharashtra, dan Karnataka. Para peserta repatriasi yang berada di luar New Delhi harus menempuh perjalanan terlebih dahulu ke New Delhi menggunakan penerbangan domestik maupun jalur darat dengan waktu tempuh kurang lebih 4 jam.

"KBRI New Delhi juga memfasilitasi para peserta repatriasi dengan tes PCR yang dilakukan oleh laboratorium medis yang telah disetujui oleh pemerintah India. Para WNI juga diberikan APD (alat pelindung diri) lengkap yang wajib dikenakan selama dalam perjalanan pulang," jelas Kemlu.



Duta Besar Indonesia untuk India merangkap Bhutan, Arto Suryodipuro mengantarkan para rombongan hingga ke Bandara Internasional Indira Gandhi. Dubes Arto juga menyampaikan selamat jalan dan mengimbau untuk tetap mematuhi protokol kesehatan selama dalam perjalanan pulang.

Program repatriasi mandiri tersebut menuai respons positif. Salah satunya dari Heriyawan, seorang pelatih bulu tangkis Indonesia di Raising Star Badminton Academy, Haryana.

"Puji Tuhan, saya bisa ikut program repatriasi kali ini, karena hingga saat ini belum ada kepastian kapan situasi bisa normal lagi. Proses mengajar di akademi tempat saya melatih juga sepertinya mengalami persoalan finansial karena lockdown ini. Terima kasih buat tim KBRI yang aktif dan perhatian dengan kondisi kami," tuturnya.

Hingga kini, KBRI New Delhi telah berhasil membantu kepulangan sebanyak 805 WNI yang tertahan di India secara bertahap dalam 8 gelombang. Selain memfasilitasi repatriasi, pemantauan juga terus dilakukan sebagai bentuk pelindungan bagi para WNI.
(maf)
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video
Top