Lazisnu Salurkan Ribuan Bantuan Kemanusiaan untuk Warga Palestina Selama Ramadan
Senin, 23 Maret 2026 - 05:49 WIB
loading...
A
A
A
"Di bulan Ramadan ini warga Palestina sangat membutuhkan dukungan dari masyarakat dunia. Rumah-rumah hancur, tidak ada penghidupan yang layak, sehingga mereka menjadi bagian dari mustahik yang perlu mendapatkan bantuan," jelasnya.
Ia juga menerangkan bahwa penyaluran bantuan dilakukan melalui jaringan kerja sama internasional yang telah lama dibangun, sehingga distribusi dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
"Jaringan Mitra Global NU Care di Yerusalem dan GDD memungkinkan bantuan menjangkau masyarakat yang hidup dalam kondisi sangat memprihatinkan, termasuk mereka yang tinggal di tenda-tenda pengungsian," katanya.
Riri turut menyampaikan apresiasi kepada para donatur yang telah mempercayakan bantuan melalui LAZISNU. "Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur. Insyaallah amanah ini akan kami jaga dan salurkan sebaik-baiknya kepada mereka yang benar-benar membutuhkan," katanya.
Sementara itu, koresponden kemanusiaan GDD, Hadil Al Muz’anin, menjelaskan bahwa distribusi bantuan diprioritaskan bagi kelompok paling rentan, seperti keluarga pengungsi dengan anak-anak, lansia, perempuan sebagai kepala keluarga, serta mereka yang tidak memiliki penghasilan tetap.
Ia juga menerangkan bahwa penyaluran bantuan dilakukan melalui jaringan kerja sama internasional yang telah lama dibangun, sehingga distribusi dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
"Jaringan Mitra Global NU Care di Yerusalem dan GDD memungkinkan bantuan menjangkau masyarakat yang hidup dalam kondisi sangat memprihatinkan, termasuk mereka yang tinggal di tenda-tenda pengungsian," katanya.
Riri turut menyampaikan apresiasi kepada para donatur yang telah mempercayakan bantuan melalui LAZISNU. "Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur. Insyaallah amanah ini akan kami jaga dan salurkan sebaik-baiknya kepada mereka yang benar-benar membutuhkan," katanya.
Sementara itu, koresponden kemanusiaan GDD, Hadil Al Muz’anin, menjelaskan bahwa distribusi bantuan diprioritaskan bagi kelompok paling rentan, seperti keluarga pengungsi dengan anak-anak, lansia, perempuan sebagai kepala keluarga, serta mereka yang tidak memiliki penghasilan tetap.
Lihat Juga :