Pakar Apresiasi Profesionalisme TNI Ungkap Cepat Kasus Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:56 WIB
loading...
Pakar Apresiasi Profesionalisme...
Pakar geopolitik Rasminto mengapresiasi profesionalisme Mabes TNI dalam merespons cepat kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Ketua KontraS Andrie Yunus. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Pakar geopolitik Rasminto mengapresiasi profesionalisme Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) dalam merespons cepat kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Ketua KontraS Andrie Yunus. Empat oknum prajurit yang diduga terlibat telah diserahkan ke Puspom TNI.

"Langkah sigap yang dilakukan institusi TNI dalam mengungkap pelaku merupakan cerminan komitmen kuat terhadap prinsip transparansi, akuntabilitas, dan penegakan hukum", kata Rasminto dalam keterangan kepada wartawan, Rabu (18/3/2026).

Baca juga: Puspom TNI Selidiki Aktor Intelektual Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS

Rasminto menilai bahwa kecepatan Mabes TNI dalam mengklarifikasi fakta, mengungkap pelaku, serta membuka prosesnya kepada publik menjadi indikator penting bahwa TNI tidak mentolerir segala bentuk pelanggaran hukum, terlebih yang berpotensi mencederai rasa keadilan masyarakat.



“Respons cepat Mabes TNI menunjukkan bahwa institusi ini bekerja secara profesional, terukur, dan tidak defensif. Hal ini penting untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus memastikan bahwa setiap dugaan pelanggaran ditangani secara objektif dan transparan,” ujar Rasminto.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa dalam konteks geopolitik dan stabilitas nasional, kejelasan informasi dan ketegasan aparat menjadi faktor kunci dalam meredam spekulasi liar serta potensi politisasi isu.

Baca juga: 4 Prajurit Terduga Pelaku Penyiraman Air Keras ke Aktivis Kontras Ditangkap Puspom TNI

"Dalam banyak kasus, jika terjadi keterlambatan penanganan kasus justru membuka ruang bagi disinformasi dan narasi yang dapat memecah belah kohesi sosial", jelasnya.

Menurut Rasminto, langkah Mabes TNI yang langsung melakukan investigasi internal, berkoordinasi dengan aparat penegak hukum lainnya, serta menyampaikan perkembangan kepada publik merupakan praktik yang sejalan dengan prinsip good governance di sektor pertahanan.

“Transparansi yang ditunjukkan ini bukan hanya soal menjawab kasus, tetapi juga bagian dari upaya menjaga stabilitas nasional. Dalam situasi seperti ini, negara harus hadir dengan kepastian hukum, bukan sekedar spekulasi liar," tegasnya.

Akademisi Universitas Muhammadiyah Indonesia ini juga mengingatkan bahwa publik perlu bersikap bijak dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar, termasuk yang belum terverifikasi kebenarannya.

"Dalam era digital, penyebaran narasi yang tidak akurat dapat dengan cepat memperkeruh situasi dan merusak kepercayaan terhadap institusi negara", tandasnya.

Ia juga menambahkan bahwa profesionalisme aparat seperti yang ditunjukkan Mabes TNI dalam kasus ini harus menjadi standar dalam setiap penanganan persoalan hukum, terutama yang menyangkut isu sensitif dan berdampak luas terhadap persepsi publik.

“Sikap tegas, responsif yang ditunjukkan Mabes TNI ini merupakan momentum penting untuk memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara. Ketika aparat bekerja cepat, terbuka, dan berbasis fakta, maka ruang bagi fitnah dan provokasi akan semakin sempit,” pungkasnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Komisi I Bangga TNI...
Komisi I Bangga TNI Ikut Urus Pertanian, Dave Laksono: Ini Bukan Kembali ke Dwifungsi
Perkuat Nasionalisme,...
Perkuat Nasionalisme, TNI Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di 1.500 Lokasi
4 Prajurit TNI Penyiram...
4 Prajurit TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Ajukan Banding
PPM sebagai Solusi Ketahanan...
PPM sebagai Solusi Ketahanan Nasional di Bawah Naungan Bacadnas
Kontras Ungkap Update...
Kontras Ungkap Update Kondisi Andrie Yunus, Sudah Pulang dan Jalani Fisioterapi
Kontras Desak Polisi...
Kontras Desak Polisi Periksa Mantan Kabais dan 2 Terdakwa Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, Simpatisan Lempari Polisi dan TNI dengan Batu
Kasus Andrie Yunus,...
Kasus Andrie Yunus, Koordinator Kontras Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya
Rekomendasi
Rincian UKT Jalur Mandiri...
Rincian UKT Jalur Mandiri Unair 2026, Berapa Biaya Kuliah Prodi Pilihanmu?
Video Detik-detik Penangkapan...
Video Detik-detik Penangkapan Roy Suryo Diputar di Sidang Praperadilan
Digitalisasi Kunci Kecepatan...
Digitalisasi Kunci Kecepatan Jasa Raharja Cairkan Santunan Korban Kecelakaan
Berita Terkini
Kemendukbangga Siapkan...
Kemendukbangga Siapkan Program Ayah Idaman untuk Tingkatkan Partisipasi KB Pria
KPK Tahan Bupati Kuansing...
KPK Tahan Bupati Kuansing dan Dua Orang Lainnya terkait Suap Pengisian Jabatan
Presiden Belarus Lukashenko...
Presiden Belarus Lukashenko Tiba di Jakarta, Bertemu Prabowo Besok
Rustini Muhaimin Dorong...
Rustini Muhaimin Dorong Kemandirian Santri Lewat Pelatihan Menjahit
Alasan Calon Manajer...
Alasan Calon Manajer Kopdes Ikuti Latsarmil, Wamenhan: Latih Disiplin dan Kerja Sama
KPK Panggil Bupati Indragiri...
KPK Panggil Bupati Indragiri Hulu terkait Kasus Ajudan Gubernur Abdul Wahid
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved