JK Duga Penyiraman Air Keras Ada Kaitannya dengan Kegiatan Korban
Sabtu, 14 Maret 2026 - 23:59 WIB
loading...
Wapres ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK) prihatin penyiraman air keras kepada Wakil Koordinator Kontras Andrie Yunus. Foto/SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK) prihatin dan menyayangkan terjadinya teror berupa penyiraman air keras kepada Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan ( Kontras ), Andrie Yunus. JK pun meminta polisi bisa mengusut kasus ini.
"Tentu kita pertama prihatin dan sayangkan terjadi, dengan harapan polisi betul-betul," ujar JK saat ditemui di kediamannya, Jalan Brawijaya, Jakarta Selatan, Sabtu (14/3/2026).
Apalagi, kata JK, teror serupa seperti dialami eks penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan. JK menduga, teror ini ada kaitannya dengan kegiatan korban.
Baca juga: Novel Baswedan Duga Pelaku Penyiraman Air Keras ke Aktivis Kontras Terorganisir
"Setelah KPK dulu, siapa namanya si, Novel Baswedan itu, ke ini lagi, kena lagi. Berarti ada kelompok atau siapa itu kita tidak tahu, supaya polisi tentu ada hubungannya dengan itu apa namanya kegiatan yang bersangkutan," tutur JK.
"Tentu kita pertama prihatin dan sayangkan terjadi, dengan harapan polisi betul-betul," ujar JK saat ditemui di kediamannya, Jalan Brawijaya, Jakarta Selatan, Sabtu (14/3/2026).
Apalagi, kata JK, teror serupa seperti dialami eks penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan. JK menduga, teror ini ada kaitannya dengan kegiatan korban.
Baca juga: Novel Baswedan Duga Pelaku Penyiraman Air Keras ke Aktivis Kontras Terorganisir
"Setelah KPK dulu, siapa namanya si, Novel Baswedan itu, ke ini lagi, kena lagi. Berarti ada kelompok atau siapa itu kita tidak tahu, supaya polisi tentu ada hubungannya dengan itu apa namanya kegiatan yang bersangkutan," tutur JK.