Mudik di Tengah Konflik Global: Antara Tradisi dan Tekanan Ekonomi

Sabtu, 14 Maret 2026 - 08:57 WIB
loading...
Mudik di Tengah Konflik...
Faozan Amar, Associate Professor Fakultas Ekonomi dan Bisnis UHAMKA. Foto: Dok Sindonews
A A A
Faozan Amar
Associate Professor Fakultas Ekonomi dan Bisnis UHAMKA

SETIAP menjelang Idulfitri, Indonesia selalu memasuki satu fase mobilitas sosial terbesar dalam setahun. Jutaan orang bergerak serentak dari kota menuju kampung halaman. Jalan tol dipadati kendaraan, stasiun dan terminal penuh penumpang, sementara bandara mengalami lonjakan penumpang yang signifikan. Fenomena mudik ini bukan sekadar tradisi pulang kampung, tetapi juga peristiwa ekonomi yang sangat besar.

Namun mudik tahun ini berlangsung dalam konteks global yang tidak sepenuhnya stabil. Ketegangan geopolitik di berbagai kawasan, konflik regional, serta volatilitas harga energi menjadi faktor yang memengaruhi perekonomian dunia. Dalam situasi seperti ini muncul pertanyaan: apa yang terjadi dengan tradisi mudik ketika konflik global menekan ekonomi masyarakat?

Secara teoritis, konflik global hampir selalu berdampak pada harga energi dan rantai pasok internasional. Dana Moneter Internasional (2023) mencatat bahwa ketegangan geopolitik dapat meningkatkan volatilitas harga energi dan memperlambat pertumbuhan ekonomi global. Dampaknya merembet ke berbagai negara, termasuk Indonesia, melalui kenaikan biaya logistik dan transportasi.

Dalam konteks mudik, kenaikan harga energi dapat berimplikasi langsung pada biaya perjalanan. Tarif tiket pesawat, bus, maupun moda transportasi lainnya menjadi lebih sensitif terhadap perubahan harga BBM termasuk kelangkaan.

Beberapa daerah sudah merasakan terjadinya antrian pengisian di SPBU. Biaya transportasi merupakan komponen terbesar dalam pengeluaran mudik.

Meski demikian, pengalaman menunjukkan bahwa tradisi mudik memiliki daya tahan sosial yang sangat kuat. Survei Kementerian Perhubungan (2023) mencatat; mobilitas masyarakat selama musim Lebaran tetap sangat besar. Pada 2023, potensi pergerakan masyarakat diperkirakan mencapai lebih dari 193 juta orang. Sedangkanpemudik Lebaran 2026 diperkirakan mencapai 143,91 juta orang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sukses Amankan Mudik...
Sukses Amankan Mudik Lebaran 2026, Kepercayaan Publik ke Polri Melesat ke Peringkat 4 Besar
Survei Indikator: Beragam...
Survei Indikator: Beragam Program Pemerintah Sukses Kawal Mudik 2026
Arus Mudik dan Balik...
Arus Mudik dan Balik 2026 Lancar, Korlantas Polri Raih Presisi Award dari Lemkapi
Wamenhub: Pesanan Sewa...
Wamenhub: Pesanan Sewa Jet Pribadi Meningkat selama Libur Lebaran 2026
Prabowo Gelar Bazar...
Prabowo Gelar Bazar Rakyat di Monas, Ajak Warga Rayakan Idulfitri dalam Kebersamaan
Tinjau Arus Balik Lebaran...
Tinjau Arus Balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Bakauheni, Kapolri Pastikan Pemudik Aman-Selamat sampai Tujuan
5 Tradisi Unik di Dunia,...
5 Tradisi Unik di Dunia, Salah Satunya Melempar Bayi di India
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
Kebijakan WFA Berhasil...
Kebijakan WFA Berhasil Urai Kepadatan Mudik hingga 17,94 Persen
Rekomendasi
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Purbaya Sebut Efeknya Minim ke Ekonomi
Harga BBM dan LPG Subsidi...
Harga BBM dan LPG Subsidi Tak Naik Seperti Pertamax, Bahlil: Itu Perintah Presiden
Sooyoung SNSD dan Jung...
Sooyoung SNSD dan Jung Kyung-ho Putus setelah 14 Tahun Pacaran
Berita Terkini
Kapolri: Banyak Pejabat...
Kapolri: Banyak Pejabat Kirim WA Minta Titipan Lolos Akpol
Sidang Gugatan Muktamar...
Sidang Gugatan Muktamar PPP, Saksi Tergugat Dinilai Tidak Konsisten
Hasil Survei: Publik...
Hasil Survei: Publik Puas dengan Kinerja Prabowo-Gibran, Dukung Program MBG dan KDKMP
AI Juru Selamat atau...
AI Juru Selamat atau Kepunahan Pekerja Industri Kreatif?
Hakim Ingatkan Tersangka...
Hakim Ingatkan Tersangka Bea Cukai Tak Berdusta: Di Akhirat Nanti Masuk Neraka
Tersangka Kasus Bea...
Tersangka Kasus Bea Cukai Gunakan 'Dana Operasional' untuk Beli iPhone Istri
Infografis
Peran dan Misi Kapal...
Peran dan Misi Kapal Induk USS Abraham Lincoln di Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved