Menag Tak Setuju Gerakan Boikot Produk Pro-Israel dan AS: Umat Islam Rugi Dobel, di Sana Dibantai di Sini di-PHK

Jum'at, 13 Maret 2026 - 16:55 WIB
loading...
Menag Tak Setuju Gerakan...
Menag Nasaruddin Umar prihatin dengan gerakan boikot terhadap produk pro-Israel dan AS karena tak memberi efek untuk menyelesaikan konflik di Timur Tengah. Foto/Achmad Al Fiqri
A A A
JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar prihatin dengan adanya gerakan boikot terhadap produk pro-Israel dan Amerika Serikat (AS). Menurutnya, gerakan boikot tak memberi efek untuk menyelesaikan konflik di Timur Tengah.

Hal itu diungkapkan Nasaruddin saat memberi sambutan di acara Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Kadin Indonesia di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Jumat (13/3/2026). Mulanya, ia mengaku sempat mengundang para pelaku usaha ke Masjid Istiqlal beberapa waktu lalu.

Baca juga: MUI Serukan Solidaritas untuk Palestina dan Terus Perkuat Gerakan Boikot Produk Terafiliasi Israel

"Saya sampaikan, saya mengundang Bapak, Ibu ke Istiqlal ini bukan untuk meminta, jadi ini bukan fundraising. Saya datangkan ke sini untuk memberikan support, karena dunia usaha pada saat itu ya, ketika ada boikot-boikot segala macam itu, produk-produk yang berbau Israel, berbau Amerika," ucap Nasaruddin.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Nasaruddin Umar Ingin...
Nasaruddin Umar Ingin Indonesia Jadi Epicentrum Peradaban Dunia Islam Modern
Menag: Tahun Baru Islam...
Menag: Tahun Baru Islam 1 Muharram Momentum Transformasi Diri dan Sosial
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Indonesia di Antara...
Indonesia di Antara Quantum Warfare dan Multipolaritas
Waisak 2026, Menag:...
Waisak 2026, Menag: Dharma Menjaga Perdamaian Dunia
Prabowo-Macron Sepakat...
Prabowo-Macron Sepakat Dukung Solusi Dua Negara untuk Palestina
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
Rekomendasi
Kunjungi Maliosewu,...
Kunjungi Maliosewu, Jokowi Jajan Es Teh Manis
HGI Jakarta Domino Tournament...
HGI Jakarta Domino Tournament 2026, Ribuan Peserta Ramaikan Olahraga Pikiran
Aroma Konspirasi Mencuat....
Aroma Konspirasi Mencuat. Gol Dianulir Wasit, Iran Gagal Lolos Otomatis ke Fase Gugur
Berita Terkini
Kemhan Beberkan Materi...
Kemhan Beberkan Materi Latihan Fisik Calon Manajer Kopdes: Baris-berbaris hingga Hormat Militer
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
DPR Desak Latsarmil...
DPR Desak Latsarmil Peserta SPPI Disetop: Nyawa Jangan Dianggap Enteng!
Saatnya Muktamar NU...
Saatnya Muktamar NU Hadirkan Kepemimpinan yang Tak Lagi Wariskan Pertengkaran Berkepanjangan
Bareskrim Didesak Pulihkan...
Bareskrim Didesak Pulihkan Hak Korban Penipuan dan Penggelapan Dana Syariah Indonesia
Pengamat: Penegakan...
Pengamat: Penegakan Hukum Jadi Cermin Kualitas Demokrasi
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved