Jusuf Kalla Bareng Para Mantan Dubes Bahas Situasi Timur Tengah hingga BoP

Jum'at, 13 Maret 2026 - 01:34 WIB
loading...
Jusuf Kalla Bareng Para...
Sejumlah mantan duta besar (dubes) yang tergabung dalam Indonesian Council on World Affairs (ICWA) menemui Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). Foto: Danandaya Arya Putra
A A A
JAKARTA - Sejumlah mantan duta besar (dubes) yang tergabung dalam Indonesian Council on World Affairs (ICWA) menemui Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). Empat isu utama dibahas dalam pertemuan yang berlangsung di kediaman pribadi JK, Jakarta Selatan, Kamis (12/3/2026).

Ketua ICWA Al Busyra Basnur menyebut, para mantan dubes menyoroti perkembangan situasi di Timur Tengah pasca serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel Vs Iran. Bergabungnya Indonesia dalam Board of Peace (BoP) juga menjadi pembahasan diskusi tersebut.

"Yang pertama tentang perkembangan di Timur Tengah. Yang kedua mengenai BOP. Yang ketiga mengenai serangan Israel yang didukung oleh Amerika Serikat ke Iran," ucap Al Busyra, Kamis (12/3/2026) malam.

Jusuf Kalla Bareng Para Mantan Dubes Bahas Situasi Timur Tengah hingga BoP


Baca juga: Giliran Mantan Dubes Ramai-ramai Kumpul di Rumah Jusuf Kalla, Ada Apa?



Poin keempat, yakni membahas peranan diplomasi Indonesia di wilayah Timur Tengah. Ia menyebut Indonesia memiliki potensi besar untuk berperan lebih aktif dalam mendorong perdamaian, termasuk kemungkinan menginisiasi Konferensi Tingkat Tinggi (KTT).

"Karena apa? Karena Indonesia mempunyai pengalaman yang luar biasa dalam isu-isu perdamaian termasuk Bapak Jusuf Kalla sendiri adalah tokoh yang luar biasa dalam mencapai perdamaian baik di luar negeri maupun juga di dalam negeri," sambungnya.

Sementara itu, Jusuf Kalla menyebut pertemuan itu sebagai ajang pertukaran pandangan antara para mantan duta besar yang selama ini aktif mengamati kebijakan luar negeri. "Ini untuk juga tentu membahas situasi dunia dan juga kebijakan kita tentang situasi itu tanggapan-tanggapannya," kata JK.

JK menegaskan bahwa kebijakan luar negeri Indonesia harus tetap berpegang pada prinsip bebas aktif. "Kita menganggap bahwa kebijakan kita mestinya selalu berpegang kepada bebas aktif, berpegang kepada non-blok, berpegang kepada pertemuan luar biasa kita melaksanakan Konferensi Asia Afrika untuk kemerdekaan dan nasionalisme dari Asia Afrika seperti itu," pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Evaluasi Harga BBM Non-Subsidi Pascaanjloknya Harga Minyak Dunia
Perang Iran: Dari Bertahan...
Perang Iran: Dari Bertahan Hidup Menjadi Pengatur Kawasan?
Bertemu Prabowo, JK...
Bertemu Prabowo, JK Siap Partisipasi Bangun Energi Hijau
Prabowo Bakal Bertemu...
Prabowo Bakal Bertemu JK
Prabowo Terima Surat...
Prabowo Terima Surat Kepercayaan 9 Duta Besar Negara Sahabat
Wamenlu Ungkap Prabowo...
Wamenlu Ungkap Prabowo Minta Maaf soal Terlambat Menerima Surat Kepercayaan Dubes
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Rekomendasi
Yenny Wahid: Dukungan...
Yenny Wahid: Dukungan Prabowo untuk Pelatnas Jangka Panjang Jadi Investasi Masa Depan Olahraga
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Jepang Pesta Gol, Tunisia...
Jepang Pesta Gol, Tunisia Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Paradoks Tata Kelola...
Paradoks Tata Kelola Batu Bara di Indonesia
Potensi Gula Non-Tebu...
Potensi Gula Non-Tebu yang Dianaktirikan
PDIP: Jika Seluruh Fraksi...
PDIP: Jika Seluruh Fraksi di DPR Hanya Manut Eksekutif, Apa Bedanya dengan Era Orde Baru?
Penahanan dr Tifa: Babak...
Penahanan dr Tifa: Babak Baru atau Babak Terakhir
Dari Ploso, Gus Mashum...
Dari Ploso, Gus Mashum Faqih Ingatkan Adab Jadi Penuntun Musyawarah NU
Mahasiswa Tetap Turun...
Mahasiswa Tetap Turun ke Jalan meski Banyak Aktivis Masuk Pemerintahan, Ini Analisis Ubedilah Badrun
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved