Hadiri Tadarus Budaya dan Doa untuk Iran, Gus Muhaimin Bahas Esensi Keadilan
Selasa, 10 Maret 2026 - 23:57 WIB
loading...
A
A
A
Dalam orasi budayanya, Politisi yang juga menjabat Menko Pemberdayaan Manusia ini menyoroti visi Al-Qur'an tentang rasa aman dan selamat yang hanya bisa dicapai melalui tegaknya keadilan. Ia mengingatkan para pemimpin bahwa keadilan tidak akan datang dengan sendirinya tanpa upaya politik yang serius.
"Keadilan harus terus dihadirkan, keadilan tidak bisa datang dari langit. Keadilan itu adalah amanat bagi seorang pemimpin. Esensinya adalah mendekatkan akses bagi orang yang menderita," tegasnya.
Ia secara khusus menginstruksikan Panji Bangsa untuk terus berada di garis depan dalam memperjuangkan hak-hak umat dan bangsa, terutama bagi mereka yang selama ini terpinggirkan dari akses kesejahteraan.
"Keadilan harus terus dihadirkan, keadilan tidak bisa datang dari langit, keadilan itu salah satu amanat bagi seorang pemimpin. Dan keadilan itu adalah mendekatkan akses pada orang yang menderita. Disitulah kita hadir, dan saya minta Panji Bangsa hadir untuk mewujudkan keadilan bagi seluruh masyarakat, umat, bangsa dan negara," tegasnya.
Senada dengan Gus Muhaimin, Ketua Umum Panji Bangsa, Rivqy Abdul Halim, menjelaskan bahwa acara ini didesain untuk menunjukkan wajah Islam yang inklusif dan menyenangkan. Peringatan Nuzulul Qur'an kali ini dimeriahkan dengan berbagai penampilan mulai dari live music, puisi, stand up comedy, hingga atraksi badut perayaan.
"Keadilan harus terus dihadirkan, keadilan tidak bisa datang dari langit. Keadilan itu adalah amanat bagi seorang pemimpin. Esensinya adalah mendekatkan akses bagi orang yang menderita," tegasnya.
Ia secara khusus menginstruksikan Panji Bangsa untuk terus berada di garis depan dalam memperjuangkan hak-hak umat dan bangsa, terutama bagi mereka yang selama ini terpinggirkan dari akses kesejahteraan.
"Keadilan harus terus dihadirkan, keadilan tidak bisa datang dari langit, keadilan itu salah satu amanat bagi seorang pemimpin. Dan keadilan itu adalah mendekatkan akses pada orang yang menderita. Disitulah kita hadir, dan saya minta Panji Bangsa hadir untuk mewujudkan keadilan bagi seluruh masyarakat, umat, bangsa dan negara," tegasnya.
Senada dengan Gus Muhaimin, Ketua Umum Panji Bangsa, Rivqy Abdul Halim, menjelaskan bahwa acara ini didesain untuk menunjukkan wajah Islam yang inklusif dan menyenangkan. Peringatan Nuzulul Qur'an kali ini dimeriahkan dengan berbagai penampilan mulai dari live music, puisi, stand up comedy, hingga atraksi badut perayaan.
Lihat Juga :