22 WNI dari Iran Tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Didampingi Menlu Sugiono

Selasa, 10 Maret 2026 - 22:11 WIB
loading...
22 WNI dari Iran Tiba...
Sebanyak 22 Warga Negara Indonesia (WNI) yang dipulangkan dari Iran tiba di kedatangan Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten pada Selasa (10/3/2026). Foto: Arif Julianto
A A A
TANGERANG - Sebanyak 22 Warga Negara Indonesia (WNI) yang dipulangkan dari Iran tiba di kedatangan Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten pada Selasa (10/3/2026) petang. Mereka tiba sekitar pukul 17.48 WIB dan keluar dari pintu bandara sekitar pukul 18.40 WIB didampingi langsung oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono.

22 WNI tersebut dipulangkan menggunakan jalur darat dari Teheran menuju Turki melewati Azerbaijan dan kemudian melakukan penerbangan dari Turki hingga akhirnya tiba di Indonesia.

Menlu Sugiono mengatakan, pemulangan 22 WNI hari ini merupakan gelombang pertama repatriasi yang dilakukan oleh Kementerian Luar Negeri. Selain itu, dalam gelombang pertama ini masih ada 10 WNI lagi yang akan pulang ke Indonesia.

22 WNI dari Iran Tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Didampingi Menlu Sugiono


Baca juga: Evakuasi WNI di Iran Dimulai Hari Ini secara Bertahap, Kloter Pertama 32 Orang



“Alhamdulillah pada sore hari ini kita menerima kedatangan saudara-saudara kita yang kembali dari Teheran yang tergabung dalam gelombang pertama proses repatriasi warga negara Indonesia. Besok 10 lagi yang berasal dari Iran,” kata Sugiono dalam konferensi pers yang digelar di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Selasa (10/3/2026).

22 WNI dari Iran Tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Didampingi Menlu Sugiono


Ia menyebut, repatriasi tersebut dilakukan setelah adanya koordinasi yang cukup mendalam dengan pihak-pihak terkait termasuk Kedutaan Besar Republik Indonesia di Iran maupun di negara lainnya di Timur Tengah. Hingga akhirnya Kementerian Luar Negeri meminta agar repatriasi dilakukan bagi WNI yang ingin berpulang ke Tanah Air di tengah konflik yang terjadi.

22 WNI dari Iran Tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Didampingi Menlu Sugiono


“Beberapa hari yang lalu saya menyampaikan bahwa jika ada warga negara Indonesia yang ingin segera direpatriasi Kedutaan Besar Republik Indonesia khususnya di Teheran untuk bisa segera melakukan proses repatriasi tersebut,” ucap dia.

Selain itu, repatriasi atau pemulangan itu juga dilakukan mengingat situasi perang antara Iran dengan Israel dan Amerika Serikat semakin memanas bahkan meluas ke wilayah lainnya. Sehingga, Kementerian Luar Negeri segera berkoordinasi terkait jalur evakuasi melalui darat maupun udara yang bisa dilewati oleh WNI dengan aman.

“Kemudian juga logistiknya, jalur-jalur evakuasinya, negara mana yang wilayah udaranya terbuka mana yang tertutup, perjalanan mana yang harus dilakukan dan sebagainya dan sebagainya,” ungkap Sugiono.

Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa sudah ada 36 WNI yang mendaftar untuk proses repatriasi atau pemulangan gelombang kedua dari Iran ke Indonesia. “Kemudian gelombang kedua saat ini per sore ini sudah ada 36 yang mendaftarkan diri untuk bisa repatriasi ke tanah air dari Iran,” tutur dia.

Sugiono mengimbau agar WNI yang akan melakukan perjalanan ke Timur Tengah agar memperhatikan situasi dan kondisi terlebih dahulu. Di sisi lain, ia juga menyarankan agar WNI tidak melakukan perjalanan ke Timur Tengah jika tidak ada keperluan mendesak yang harus dilaksanakan.

“Satu pesan bahwa jika ingin melakukan perjalanan ke wilayah Timur Tengah perhatikan kembali status situasi yang ada. Kemudian jika dianggap tidak mendesak atau tidak perlu. Saya kira sebaiknya dibatasi sampai keadaan dan situasi benar-benar memungkinkan,” pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Iran 2026: Akhir...
Perang Iran 2026: Akhir Pertempuran, Awal Perebutan Kemenangan
Prabowo: Selat Hormuz...
Prabowo: Selat Hormuz Ditutup, Kita Percaya Diri Mampu Mengatasi
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Evaluasi Harga BBM Non-Subsidi Pascaanjloknya Harga Minyak Dunia
Perang Iran: Dari Bertahan...
Perang Iran: Dari Bertahan Hidup Menjadi Pengatur Kawasan?
Perang Iran 2026: Ketika...
Perang Iran 2026: Ketika Diplomasi Berbicara dengan Bahasa Rudal
Sejarah! Mesir Lolos...
Sejarah! Mesir Lolos ke Babak 32 Besar, Iran Masih Tunggu Nasib
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Rekomendasi
HYROX Jakarta 2026 Siap...
HYROX Jakarta 2026 Siap Digelar, Peserta Jalani Persiapan Menuju Kompetisi
Bukan Messi atau Ronaldo,...
Bukan Messi atau Ronaldo, Hanya Kylian Mbappe yang Kenakan Lencana Istimewa di Piala Dunia 2026
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Berita Terkini
Kembali Bertambah, 5...
Kembali Bertambah, 5 Orang Meninggal Dunia saat Latsarmil Calon Manajer KDKMP/KNMP
Kapolri Mutasi Kapolda...
Kapolri Mutasi Kapolda dan Wakapolda pada Akhir Juni 2026, Ini Daftarnya
PP 20 Tahun 2026: Langkah...
PP 20 Tahun 2026: Langkah Besar Menuju Keadilan Pajak bagi UMKM Orang Pribadi
Evita: Kebijakan Bebas...
Evita: Kebijakan Bebas Visa Kunjungan Buka Lapangan Kerja dan Gerakkan UMKM
Mutasi Polri Juni 2026:...
Mutasi Polri Juni 2026: Kombes Aris Supriyono Jabat Kabid Propam Polda Metro Jaya
Mensesneg Ungkap Pemicu...
Mensesneg Ungkap Pemicu Maraknya PHK di Indonesia
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved