Kapal Tug Boat Musaffah 2 Meledak di Selat Hormuz, Kemlu: 3 WNI Hilang

Sabtu, 07 Maret 2026 - 17:47 WIB
loading...
Kapal Tug Boat Musaffah...
Kemlu melalui KBRI Abu Dhabi dan KBRI Muscat menerima laporan insiden ledakan yang menimpa satu tug boat Musaffah 2 berbendera Persatuan Emirat Arab (PEA) di Selat Hormuz, Jumat (6/3/2026) pukul 02.00 dini hari waktu setempat. Foto: Dok Sindonews
A A A
JAKARTA - Kementerian Luar Negeri melalui KBRI Abu Dhabi dan KBRI Muscat menerima laporan insiden ledakan yang menimpa satu tug boat Musaffah 2 berbendera Persatuan Emirat Arab (PEA) di Selat Hormuz antara perairan PEA dan Oman, Jumat (6/3/2026) pukul 02.00 dini hari waktu setempat.

Plt Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri Heni Hamidah mengatakan, berdasarkan saksi mata Musaffah 2 mengalami ledakan yang menyebabkan kapal terbakar dan tenggelam. "Hingga saat ini, Otoritas di PEA dan Oman masih menyelidiki penyebab insiden ini," ujar Heni, Sabtu (7/3/2026).

Baca juga: Iran Tutup Selat Hormuz bikin Banyak Negara Kelimpungan

Perwakilan Indonesia segera berkoordinasi dengan otoritas PEA dan Oman serta pihak perusahaan Safeen Prestige. "Berdasarkan informasi yang diterima, Musaffah 2 berawak total 7 personel berkewarganegaraan Indonesia, India, dan Filipina. Empat awak selamat, sedangkan 3 awak lainnya masih dalam proses pencarian," katanya.

Khusus kondisi awak terdapat 4 awak WNI, 1 WNI selamat mendapat perawatan luka bakar di rumah sakit Kota Khasab, Oman. "Sedangkan 3 WNI lainnya masih terus diupayakan pencarian oleh otoritas setempat. Selain 4 WNI tersebut, terdapat 1 WNI yang berada di lokasi insiden, namun berada di kapal yang berbeda dan dalam keadaan selamat," ungkapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Evaluasi Harga BBM Non-Subsidi Pascaanjloknya Harga Minyak Dunia
Prabowo Ungkap Indonesia...
Prabowo Ungkap Indonesia Ingin Perluas Peluang WNI Kerja di Jerman
Perang Iran: Dari Bertahan...
Perang Iran: Dari Bertahan Hidup Menjadi Pengatur Kawasan?
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Perang Iran 2026: Ketika...
Perang Iran 2026: Ketika Diplomasi Berbicara dengan Bahasa Rudal
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Rekomendasi
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Daya Tarik Menarik Thailand:...
Daya Tarik Menarik Thailand: Eksplorasi Kota Bangkok dan Keindahan Pesisir Pattaya
Berita Terkini
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Sony Sanjaya Beberkan...
Sony Sanjaya Beberkan Ada Pengadaan Fiktif CCTV dan Sidik Jari Rp300 Miliar di Program MBG
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved