Buya Yahya Ajak Masyarakat Doakan Prabowo: Jadi Presiden Berat
Jum'at, 06 Maret 2026 - 10:29 WIB
loading...
A
A
A
“Pesan cinta, kita ingin bagaimana Ramadan ini damai dan tenteram. Alhamdulillah semuanya sudah baik-baik. Ramadan kita jadikan momentum kebaikan, Ramadan damai, Ramadan penuh keindahan,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Buya Yahya juga menyinggung kondisi Indonesia di tengah dinamika geopolitik global yang terus berkembang. Ia menilai situasi dalam negeri masih relatif aman dan kondusif.
Menurutnya, kondisi itu terlihat dari masyarakat yang tetap dapat menjalankan berbagai kewajiban dalam kehidupan sehari-hari, baik secara pribadi, keluarga, maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
“Indonesia nyaman. Kita bisa menjalankan tugas-tugas dan kewajiban secara pribadi, keluarga, dan kemasyarakatan. Kalau ada hal-hal lain yang berkaitan dengan luar negeri, tentu ada yang lebih mengetahui dalam hal itu,” pungkasnya.
Selain Buya Yahya, sejumlah tokoh agama Islam menyampaikan apresiasi serta optimisme terhadap langkah pemerintah dalam penyelenggaraan negara sebagai upaya membangun dan menjaga keutuhan bangsa.
“Presiden mengatakan bahwa apa yang dilakukan oleh beliau adalah demi keutuhan Republik Indonesia, demi keutuhan negara, dan demi kedaulatan Republik Indonesia. Para ulama dan para kiai memahami hal tersebut sebagai sikap Presiden yang ditempuh pada jalan yang baik dan benar,” ujar Ketua MPR Ahmad Muzani.
Muzani menuturkan bahwa Presiden Prabowo juga meminta dukungan para tokoh agama yang hadir untuk turut berperan dalam menjaga keutuhan serta persatuan bangsa. “Karena itu kita semua diminta untuk tetap memberikan dukungan serta mendoakan agar apa yang dilakukan oleh Presiden Republik Indonesia dapat berjalan dengan baik dan lancar,” sambungnya.
Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang, K.H. Mohammad Hasib Wahab Hasbullah menuturkan bahwa berbagai program yang dijalankan oleh pemerintahan Presiden Prabowo merupakan upaya nyata untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat. Menurutnya, kebijakan pemerintah saat ini mencerminkan misi pembangunan bangsa yang berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, Buya Yahya juga menyinggung kondisi Indonesia di tengah dinamika geopolitik global yang terus berkembang. Ia menilai situasi dalam negeri masih relatif aman dan kondusif.
Menurutnya, kondisi itu terlihat dari masyarakat yang tetap dapat menjalankan berbagai kewajiban dalam kehidupan sehari-hari, baik secara pribadi, keluarga, maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
“Indonesia nyaman. Kita bisa menjalankan tugas-tugas dan kewajiban secara pribadi, keluarga, dan kemasyarakatan. Kalau ada hal-hal lain yang berkaitan dengan luar negeri, tentu ada yang lebih mengetahui dalam hal itu,” pungkasnya.
Selain Buya Yahya, sejumlah tokoh agama Islam menyampaikan apresiasi serta optimisme terhadap langkah pemerintah dalam penyelenggaraan negara sebagai upaya membangun dan menjaga keutuhan bangsa.
“Presiden mengatakan bahwa apa yang dilakukan oleh beliau adalah demi keutuhan Republik Indonesia, demi keutuhan negara, dan demi kedaulatan Republik Indonesia. Para ulama dan para kiai memahami hal tersebut sebagai sikap Presiden yang ditempuh pada jalan yang baik dan benar,” ujar Ketua MPR Ahmad Muzani.
Muzani menuturkan bahwa Presiden Prabowo juga meminta dukungan para tokoh agama yang hadir untuk turut berperan dalam menjaga keutuhan serta persatuan bangsa. “Karena itu kita semua diminta untuk tetap memberikan dukungan serta mendoakan agar apa yang dilakukan oleh Presiden Republik Indonesia dapat berjalan dengan baik dan lancar,” sambungnya.
Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang, K.H. Mohammad Hasib Wahab Hasbullah menuturkan bahwa berbagai program yang dijalankan oleh pemerintahan Presiden Prabowo merupakan upaya nyata untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat. Menurutnya, kebijakan pemerintah saat ini mencerminkan misi pembangunan bangsa yang berkelanjutan.
Lihat Juga :