Upaya Prabowo Jadi Mediator Konflik AS-Iran Dapat Dukungan Negara-negara Timur Tengah

Jum'at, 06 Maret 2026 - 07:43 WIB
loading...
Upaya Prabowo Jadi Mediator...
Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan dengan para tokoh ulama di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (5/3/2026) malam. Foto: Dok BPMI Setpres
A A A
JAKARTA - Upaya Presiden Prabowo Subianto untuk memediasi konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Israel dengan Iran mendapat sambutan positif dari sejumlah negara di Timur Tengah. Hal itu diungkapkan oleh Ketua Bidang Penanggulangan Bencana Majelis Ulama Indonesia - MUI (MUI) periode 2025-2030 Nusron Wahid.

Nusron mengatakan dukungan tersebut disampaikan oleh beberapa negara di kawasan Timur Tengah serta negara Islam lainnya. "Sambil melihat keadaan, tadi disampaikan, prinsipnya Bapak Presiden menginginkan adanya pertemuan dengan Iran. Untuk menjadi mediasi dan Iran membuka diri," kata Nusron Wahid usai acara buka puasa Presiden Prabowo bersama para tokoh ulama di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (5/3/2026) malam.

Menurutnya, langkah yang diambil Presiden Prabowo mendapat dukungan dari sejumlah negara di kawasan Timur Tengah maupun negara Islam lainnya, termasuk Pakistan dan Uni Emirat Arab. "Dan kemudian langkah-langkah yang diambil Pak Presiden itu mendapat support dari beberapa negara Timur Tengah dan negara Islam lain. Termasuk dari Pakistan, termasuk juga dari UAE (Uni Emirat Arab)," terangnya.

Upaya Prabowo Jadi Mediator Konflik AS-Iran Dapat Dukungan Negara-negara Timur Tengah


Baca juga: Prabowo Tak Gegabah Putuskan Keluar dari Board of Peace, Pilih Diplomasi Perdamaian

Kendati demikian, Nusron menegaskan bahwa penjelasan lebih lanjut mengenai upaya diplomasi tersebut akan disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Sugiono. Ia menyebut hal tersebut merupakan kewenangan Kementerian Luar Negeri.

"Tetapi tentunya ini menjadi wilayahnya Bapak Menteri Luar Negeri yang berhak untuk menjelaskan. Tetapi tadi dijelaskan upaya Bapak Presiden mendapatkan support dari negara-negara pemimpin-pemimpin negara di Timur Tengah lainnya," ujar Nusron yang juga Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) ini.

Lebih lanjut, Nusron mengatakan Prabowo bersama para pemimpin negara di kawasan Arab yang terdampak konflik berkomitmen mendorong terciptanya perdamaian di kawasan. "Intinya, Pak Presiden bersama tujuh pemimpin negara yang tergabung dalam kelompok delapan itu, menginginkan adanya perdamaian. Jangan sampai perang berlarut-larut terutama di Iran maupun di kawasan Teluk dan sebagainya," katanya.

Sebelumnya, inisiatif Prabowo untuk menjadi mediator konflik tersebut juga disampaikan oleh Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) melalui pernyataan resmi. Dalam pernyataannya, Kemlu menyebut Presiden siap memfasilitasi dialog antara pihak-pihak yang terlibat konflik.

"Pemerintah Indonesia, dalam hal ini Presiden Republik Indonesia, menyampaikan kesiapan untuk memfasilitasi dialog bagi terciptanya kembali kondisi keamanan yang kondusif dan apabila disetujui kedua belah pihak, Presiden Indonesia bersedia bertolak ke Teheran untuk melakukan mediasi," demikian pernyataan tersebut.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mensesneg Jelaskan Maksud...
Mensesneg Jelaskan Maksud Prabowo terkait 4 Kali Kalah Pemilu Tak Ganggu Pemegang Mandat
Prabowo Singgung Pihak...
Prabowo Singgung Pihak Bikin Gaduh usai Pemilu: Kapan Kita Mau Menuju Kesejahteraan untuk Rakyat?
Prabowo Ajak Seluruh...
Prabowo Ajak Seluruh Elemen Bangsa Perkuat Persatuan di Tengah Keberagaman demi Kemajuan Bangsa
Prabowo: 4 Kali Saya...
Prabowo: 4 Kali Saya Kalah, tapi Tidak Mengganggu Pemimpin yang Dapat Mandat
Perang Iran 2026: Akhir...
Perang Iran 2026: Akhir Pertempuran, Awal Perebutan Kemenangan
Tinjau Teknologi Tanam...
Tinjau Teknologi Tanam PM-AAS, Presiden Prabowo Sebut Inovasi Pertanian Revolusioner
Sejarah! Mesir Lolos...
Sejarah! Mesir Lolos ke Babak 32 Besar, Iran Masih Tunggu Nasib
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Rekomendasi
MPLS 2026 Hadir dengan...
MPLS 2026 Hadir dengan Aturan Baru, Simak 5 Perubahan Utamanya
Uruguay Tersingkir,...
Uruguay Tersingkir, Spanyol Juara Grup C dan Tembus Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Babak Pertama: Arab...
Babak Pertama: Arab Saudi vs Cape Verde Imbang Tanpa Gol, Blue Sharks Sementara di Jalur Lolos
Berita Terkini
Kembali Bertambah, 5...
Kembali Bertambah, 5 Orang Meninggal Dunia saat Latsarmil Calon Manajer KDKMP/KNMP
Kapolri Mutasi Kapolda...
Kapolri Mutasi Kapolda dan Wakapolda pada Akhir Juni 2026, Ini Daftarnya
PP 20 Tahun 2026: Langkah...
PP 20 Tahun 2026: Langkah Besar Menuju Keadilan Pajak bagi UMKM Orang Pribadi
Evita: Kebijakan Bebas...
Evita: Kebijakan Bebas Visa Kunjungan Buka Lapangan Kerja dan Gerakkan UMKM
Mutasi Polri Juni 2026:...
Mutasi Polri Juni 2026: Kombes Aris Supriyono Jabat Kabid Propam Polda Metro Jaya
Mensesneg Ungkap Pemicu...
Mensesneg Ungkap Pemicu Maraknya PHK di Indonesia
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved