Kepemimpinan Prabowo Fondasi Kebangkitan Ekonomi Nasional dan Penguatan Peran Global
Kamis, 05 Maret 2026 - 17:39 WIB
loading...
A
A
A
Ketegasan terhadap penyimpangan serta keberanian melakukan koreksi dinilai sebagai ciri kepemimpinan yang bertanggung jawab dan adaptif.
Di tingkat global, langkah Prabowo menandatangani Piagam Board of Peace di Davos pada 22 Januari 2026 menjadi simbol peran aktif Indonesia dalam mendorong stabilisasi dan rekonstruksi Gaza pascakonflik. Partisipasi ini sejalan dengan prinsip solusi dua negara dan resolusi Dewan Keamanan PBB.
Menurut Tomy, keterlibatan tersebut menunjukkan bahwa Indonesia tidak pasif dalam dinamika geopolitik, melainkan hadir sebagai kekuatan moral yang mendorong perdamaian dan keadilan internasional.
Dia menilai kombinasi penguatan ekonomi domestik dan diplomasi aktif mencerminkan kepemimpinan yang utuh yakni membangun kesejahteraan dalam negeri sekaligus memperkuat posisi Indonesia di panggung global.
Optimisme terhadap Presiden bertumpu pada empat hal utama yaitu visi pembangunan jangka panjang yang berpusat pada rakyat, keberanian menjalankan program besar dengan target terukur, komitmen pada tata kelola yang akuntabel, serta peran strategis dalam isu global.
Kritik tetap penting dalam demokrasi, namun harus diarahkan untuk memperbaiki kebijakan. Dia meyakini dengan konsistensi, kerja keras, dan dukungan rakyat, Indonesia berada pada momentum untuk melompat menuju fase kemajuan baru yang lebih mandiri, berdaulat, dan semakin diperhitungkan dunia.
Di tingkat global, langkah Prabowo menandatangani Piagam Board of Peace di Davos pada 22 Januari 2026 menjadi simbol peran aktif Indonesia dalam mendorong stabilisasi dan rekonstruksi Gaza pascakonflik. Partisipasi ini sejalan dengan prinsip solusi dua negara dan resolusi Dewan Keamanan PBB.
Menurut Tomy, keterlibatan tersebut menunjukkan bahwa Indonesia tidak pasif dalam dinamika geopolitik, melainkan hadir sebagai kekuatan moral yang mendorong perdamaian dan keadilan internasional.
Dia menilai kombinasi penguatan ekonomi domestik dan diplomasi aktif mencerminkan kepemimpinan yang utuh yakni membangun kesejahteraan dalam negeri sekaligus memperkuat posisi Indonesia di panggung global.
Optimisme terhadap Presiden bertumpu pada empat hal utama yaitu visi pembangunan jangka panjang yang berpusat pada rakyat, keberanian menjalankan program besar dengan target terukur, komitmen pada tata kelola yang akuntabel, serta peran strategis dalam isu global.
Kritik tetap penting dalam demokrasi, namun harus diarahkan untuk memperbaiki kebijakan. Dia meyakini dengan konsistensi, kerja keras, dan dukungan rakyat, Indonesia berada pada momentum untuk melompat menuju fase kemajuan baru yang lebih mandiri, berdaulat, dan semakin diperhitungkan dunia.
(jon)
Lihat Juga :