Kemenaker Ungkap Ada Kendala Validasi BSU bagi Pekerja

Kamis, 17 September 2020 - 22:10 WIB
loading...
Kemenaker Ungkap Ada...
Bantuan subsidi upah (BSU) dari pemerintah bagi pekerja swasta terus mengalir. Proses penyaluran sudah sampai tahap ketiga. Namun itu bukan perkara mudah. Foto/Ali Masduki/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Bantuan subsidi upah (BSU) dari pemerintah bagi para pekerja swasta terus mengalir. Kini proses penyaluran sudah sampai tahap ketiga. Namun, tahapan pencairan dana sebesar Rp600 ribu selama 4 bulan itu bukan perkara mudah.

(Baca juga: Imbas Corona, 24 WNI Dipulangkan dari Suriname dan Guyana)

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) mengungkapkan proses validasi penerima manfaat BSU masih berjalan di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BP Jamsostek).

(Baca juga: Hadiah Istimewa untuk Pelajar dan Mahasiswa)

Sejauh ini data nomor rekening penerima yang sudah tervalidasi mencapai 11,8 juta penerima. Jumlah itu masih di bawah sesuai dengan target awal yaitu 15,7 juta penerima.

Hal itu dimaklumi karena ada beberapa kendala yang ditemui dalam proses validasi dan pengecekan kelengkapan. Misalnya saja, rekening sedang ditutup saat proses pengiriman dana, ada rekening yang pasif, tidak ada transaksi dalam masa tertentu, hingga tidak valid.

"Itu bisa saja kan. Makanya kami sudah mengembalikan. Kami berharap BPJS Ketenagakerjaan bisa mengkomunikasikan dengan perusahaan pemberi kerja sehingga bisa memberitahukan kepada pekerjanya," ujar Direktur Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (Binwasnaker dan K3) Kemenaker, Hayani Rumondang dalam diskusi FMB9 bertajuk Bantuan Subsidi Upah dan Prakerja, untuk Siapa, Kamis (17/9/2020).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
ASPEK Indonesia Temui...
ASPEK Indonesia Temui Pimpinan UNI Global Union di Jenewa
Ribuan Pekerja Rokok...
Ribuan Pekerja Rokok Tembakau Tolak Rancangan Aturan Kemasan Kemenkes
KSPSI ATUC Kirim Delegasi...
KSPSI ATUC Kirim Delegasi ke Sidang Perburuhan Dunia ILC ke-114 di Jenewa
Ratifikasi Konvensi...
Ratifikasi Konvensi ILO 188, Perlindungan Pekerja Laut Perlu Diperkuat
Peringati May Day, Gapempi...
Peringati May Day, Gapempi Dukung Peningkatan Kesejahteraan Buruh
Hari Buruh, Nurul Arifin...
Hari Buruh, Nurul Arifin Dorong Transformasi Pekerja Indonesia Hadapi Era AI dan Digitalisasi
Ledakan Galian Pipa...
Ledakan Galian Pipa di Fatmawati Jaksel, 2 Pekerja Terluka
Tayang Juni 2026, Drakor...
Tayang Juni 2026, Drakor See You at Work Tomorrow Angkat Kisah Burnout Pekerja Kantoran
Isu Narkoba dan Wacana...
Isu Narkoba dan Wacana Pelarangan, Pekerja Vape Jadi Pihak Paling Terdampak
Rekomendasi
Bela Ruben Onsu, Betrand...
Bela Ruben Onsu, Betrand Peto Mengaku Pernah Ditampar Keluarga Sarwendah
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
Akhirnya Eropa Izinkan...
Akhirnya Eropa Izinkan Fitur FSD Tesla Digunakan
Berita Terkini
Noel Divonis 4,5 Tahun...
Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara, KPK Tidak Ajukan Banding
5 Peristiwa Politik...
5 Peristiwa Politik Pekan Ini: Said Iqbal Jadi Penasihat Presiden, Prabowo Terima JK, hingga Mahasiswa Turun ke Jalan
Kompolnas Diperkuat...
Kompolnas Diperkuat dalam UU Polri Baru, Boni Hargens Yakin Gagasan Restorasi Kapolri Bakal Terwujud
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Dikritik Akademisi: Melihat Dukungan Manajemen Jangan Sempit
Wamenhaj: Transparansi...
Wamenhaj: Transparansi jadi Kunci Berantas Kartel Haji
Menkomdigi Ajak Generasi...
Menkomdigi Ajak Generasi Muda Jadi Duta Internet Sehat dan Lawan Kejahatan Digital
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved