Beri Ketenangan Orang Tua, Wali Kota Semarang Tambah Jangkauan Sekolah Swasta Gratis Jadi 133 Sekolah
Jum'at, 27 Februari 2026 - 20:58 WIB
loading...
A
A
A
Selain penyerahan hibah, kegiatan ini juga diisi dengan FGD perubahan perwal tentang SPMB 2026. Dirinya menekankan bahwa pembaruan regulasi setiap tahun sangat penting untuk membangun kepercayaan masyarakat serta menutup celah praktik "titip-menitip" siswa.
“Sistem Pemkot Semarang sudah diakui nasional karena transparansinya. Namun, aturan harus terus kami perketat untuk menutup setiap celah yang mungkin ada. Saya pastikan tahun lalu tidak ada titipan karena sistemnya sudah sangat solid dan akuntabel. Kami ingin masyarakat percaya bahwa mekanisme yang dibuat Pemkot Semarang ini benar-benar adil bagi semua anak,” tegasnya.
Wali Kota berharap, melalui integrasi antara sekolah gratis dan sistem pendaftaran yang bersih, ekosistem pendidikan di Semarang dapat terus meningkat dan mendukung kenaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
“Masa depan Kota Semarang sedang duduk di ruang-ruang kelas hari ini. Tugas kita adalah memastikan akses pendidikan terbuka lebar dan mutunya terus terjaga agar anak-anak kita siap menghadapi tantangan masa depan dan tidak menjadi generasi yang hilang,” pungkasnya.
“Sistem Pemkot Semarang sudah diakui nasional karena transparansinya. Namun, aturan harus terus kami perketat untuk menutup setiap celah yang mungkin ada. Saya pastikan tahun lalu tidak ada titipan karena sistemnya sudah sangat solid dan akuntabel. Kami ingin masyarakat percaya bahwa mekanisme yang dibuat Pemkot Semarang ini benar-benar adil bagi semua anak,” tegasnya.
Wali Kota berharap, melalui integrasi antara sekolah gratis dan sistem pendaftaran yang bersih, ekosistem pendidikan di Semarang dapat terus meningkat dan mendukung kenaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
“Masa depan Kota Semarang sedang duduk di ruang-ruang kelas hari ini. Tugas kita adalah memastikan akses pendidikan terbuka lebar dan mutunya terus terjaga agar anak-anak kita siap menghadapi tantangan masa depan dan tidak menjadi generasi yang hilang,” pungkasnya.
(unt)
Lihat Juga :