Beri Ketenangan Orang Tua, Wali Kota Semarang Tambah Jangkauan Sekolah Swasta Gratis Jadi 133 Sekolah

Jum'at, 27 Februari 2026 - 20:58 WIB
loading...
Beri Ketenangan Orang...
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng saat penyerahan bantuan sekolah swasta gratis.
A A A
SEMARANG - Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, resmi memperluas jangkauan program Sekolah Swasta Gratis pada tahun ajaran 2026. Dalam kegiatan Penyerahan Bantuan Sekolah Swasta Gratis dan FGD Perubahan Peraturan Wali Kota (Perwal) tentang Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 di Aula Balai Kota Semarang, Jumat (27/2), jumlah sekolah swasta mitra tercatat meningkat menjadi 133 sekolah, bertambah dari tahun sebelumnya yang berjumlah 129 sekolah.

Penambahan ini mencakup 40 TK, 48 SD, dan 45 SMP swasta yang tersebar di seluruh wilayah Kota Semarang. Pihaknya menegaskan bahwa hibah pendampingan Bantuan Operasional Sekolah atau BOS dari APBD ini merupakan langkah konkret Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang untuk memastikan kualitas pendidikan yang merata melalui tagline Semarang Cerdas.

“Tahun 2025 lalu, program ini telah memberi manfaat bagi 16.340 siswa dengan anggaran Rp25,79 miliar. Tahun ini kita tambah jangkauannya menjadi 133 sekolah agar sekolah swasta bisa menjadi pilihan utama yang bagus dan gratis bagi warga,” ujarnya.

Agustina menyampaikan apresiasi kepada yayasan dan lembaga pendidikan yang secara sukarela bersedia menjadi sekolah gratis. Menurutnya, sinergi ini sangat membantu lapisan masyarakat kurang mampu untuk mendapatkan kepastian jaminan pendidikan bagi putra-putri mereka.

“Kita ingin orang tua merasa tenang karena pemerintah hadir memberikan dukungan. Meski APBD Kota Semarang belum kuat untuk menggratiskan seluruh sekolah swasta secara total, tetapi penambahan jangkauan ini adalah komitmen kami untuk terus hadir. Kami juga sedang mengupayakan regulasi beasiswa parsial agar bantuan bisa makin tepat sasaran langsung kepada siswa yang membutuhkan,” katanya.

Selain penyerahan hibah, kegiatan ini juga diisi dengan FGD perubahan perwal tentang SPMB 2026. Dirinya menekankan bahwa pembaruan regulasi setiap tahun sangat penting untuk membangun kepercayaan masyarakat serta menutup celah praktik "titip-menitip" siswa.

“Sistem Pemkot Semarang sudah diakui nasional karena transparansinya. Namun, aturan harus terus kami perketat untuk menutup setiap celah yang mungkin ada. Saya pastikan tahun lalu tidak ada titipan karena sistemnya sudah sangat solid dan akuntabel. Kami ingin masyarakat percaya bahwa mekanisme yang dibuat Pemkot Semarang ini benar-benar adil bagi semua anak,” tegasnya.

Wali Kota berharap, melalui integrasi antara sekolah gratis dan sistem pendaftaran yang bersih, ekosistem pendidikan di Semarang dapat terus meningkat dan mendukung kenaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

“Masa depan Kota Semarang sedang duduk di ruang-ruang kelas hari ini. Tugas kita adalah memastikan akses pendidikan terbuka lebar dan mutunya terus terjaga agar anak-anak kita siap menghadapi tantangan masa depan dan tidak menjadi generasi yang hilang,” pungkasnya.
(unt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemandirian Fiskal Tertinggi...
Kemandirian Fiskal Tertinggi Kategori Kota se-Indonesia, Semarang Ditetapkan Jadi Transformer City
Semarang Raih Predikat...
Semarang Raih Predikat Kota Transformer Nasional Berkat Kepemimpinan Wali Kota Agustina
Wali Kota Agustina Dorong...
Wali Kota Agustina Dorong Gerakan Nasional Penyelamatan Heritage Kota Maritim
Sejarawan dan Akademisi...
Sejarawan dan Akademisi Apresiasi Kepemimpinan Wali Kota Agustina Selamatkan Artefak dan Arsip Kemaritiman
Puji Kepemimpinan Wali...
Puji Kepemimpinan Wali Kota Agustina, Hendardji Soepandji: Budaya Semarang Kian Kuat dan Harmonis
Kawal Dana RT Rp25 Juta,...
Kawal Dana RT Rp25 Juta, Wali Kota Agustina Pastikan Pengurus Lingkungan Didampingi Total
Malam Ini, Road To Kilau...
Malam Ini, Road To Kilau Raya Langsung dari Kota Semarang Siap Mengguncang Simpang Lima
Dorong Kesadaran Lingkungan,...
Dorong Kesadaran Lingkungan, Pertamina Retail Perluas Program TJSL di Semarang
Pria di Semarang Tewas...
Pria di Semarang Tewas Bersimbah Darah Penuh Luka Bacok
Rekomendasi
6 Tim Lolos ke Perempat...
6 Tim Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2026: Argentina Menyusul atau Tersingkir?
Kontroversi Balogun...
Kontroversi Balogun Berlanjut, Politikus Inggris Desak FIFA Cabut Skorsing Quansah
IHSG Kokoh di Zona Hijau,...
IHSG Kokoh di Zona Hijau, Hari Ini Dibuka Menguat ke 5.933
Berita Terkini
3 Polisi Gugur saat...
3 Polisi Gugur saat Operasi Berantas Narkoba di Katingan, DPR: Usut Tuntas
12 Akademisi Serahkan...
12 Akademisi Serahkan Dokumen Amicus Curiae ke MK, Sebut Bank Tanah Solusi Kebuntuan Agraria
Andalkan Jokowi, PSI...
Andalkan Jokowi, PSI Diprediksi Sulit Jadikan Jateng Kandang Gajah
Menko Pangan Minta Sektor...
Menko Pangan Minta Sektor Lain Tiru Kemenhut dalam Perdagangan Karbon
Anak Indonesia Habiskan...
Anak Indonesia Habiskan Rp4,5 Triliun untuk Membeli Rokok
Calon Manajer Kopdes...
Calon Manajer Kopdes Tak Lagi Latihan Militer, Qodari: Pemerintah Tidak Menutup Mata
Infografis
Daftar 103 Sekolah Swasta...
Daftar 103 Sekolah Swasta Gratis di Jakarta 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved