Kronologi Pengungkapan Penyelundupan 4.080 Butir Ekstasi dari Luxembourg
Rabu, 25 Februari 2026 - 19:15 WIB
loading...
A
A
A
Untuk memastikan paket itu, kata Roy, petugas DJBC menghubungi BNN. Setelahnya, paket tersebut diindikasikan narkoba berisi ekstasi MDMA. Alhasil, DJBC dan BNN melakkukan koint investigation untuk menelisik jaringan narkoba.
"Setelah ditelusuri, kita dapatkan seorang namanya AFZ, ya AFZ. Di kos-kosannya di Cikarang. Jadi tepatnya daerah Cibatu, Cikarang Selatan. Kemudian kita ambil orang ini atau kita amankan seketika berikut dengan barang bukti yang diperuntukkan untuk diambil oleh yang bersangkutan," terang Roy.
Setelahnya, kata dia, pihaknya memastikan bahwa paket itu berisi narkoba jenis ekstasi MDMA. Dari hasil penghitungannya, ada lebih 4 ribu MDMA yang ada dalam paket tersebut.
"Kemudian kita juga selain menghitung, tadi seperti yang disampaikan oleh Pak Syarif, kita sudah menghitung jumlahnya 4.080. 4.080 butir MDMA. Jadi kalau kita mau hitung dengan jumlah yang ada, kita bisa hitung perkiraan negara bisa menyelamatkan sedikitnya 4.080 jiwa dari potensi penyalahgunaan narkotika," ucap Roy.
Roy mengungkapkan, pihaknya tengah menelisik pengirim dan pengendali narkoba tersebut. BNN pun mendeteksi paket itu dikirim oleh WN Nigeria berinisial A yang berada di Malaysia.
"Pihak AFZ yang kita amankan ini adalah pihak yang sebagai orang yang disuruh. Selain menerima, kemudian nanti akan dikendalikan oleh namanya A orang warga Nigeria tersebut yang posisinya kita cek dia ada di Malaysia," ucap Roy.
"Setelah ditelusuri, kita dapatkan seorang namanya AFZ, ya AFZ. Di kos-kosannya di Cikarang. Jadi tepatnya daerah Cibatu, Cikarang Selatan. Kemudian kita ambil orang ini atau kita amankan seketika berikut dengan barang bukti yang diperuntukkan untuk diambil oleh yang bersangkutan," terang Roy.
Setelahnya, kata dia, pihaknya memastikan bahwa paket itu berisi narkoba jenis ekstasi MDMA. Dari hasil penghitungannya, ada lebih 4 ribu MDMA yang ada dalam paket tersebut.
"Kemudian kita juga selain menghitung, tadi seperti yang disampaikan oleh Pak Syarif, kita sudah menghitung jumlahnya 4.080. 4.080 butir MDMA. Jadi kalau kita mau hitung dengan jumlah yang ada, kita bisa hitung perkiraan negara bisa menyelamatkan sedikitnya 4.080 jiwa dari potensi penyalahgunaan narkotika," ucap Roy.
Roy mengungkapkan, pihaknya tengah menelisik pengirim dan pengendali narkoba tersebut. BNN pun mendeteksi paket itu dikirim oleh WN Nigeria berinisial A yang berada di Malaysia.
"Pihak AFZ yang kita amankan ini adalah pihak yang sebagai orang yang disuruh. Selain menerima, kemudian nanti akan dikendalikan oleh namanya A orang warga Nigeria tersebut yang posisinya kita cek dia ada di Malaysia," ucap Roy.
Lihat Juga :