Antara Idealitas Pengabdian dan Realitas Kesempatan, Isu Alumni LPDP

Senin, 23 Februari 2026 - 16:29 WIB
loading...
A A A
Mengapa Tidak Ingin Pulang?
Fakta yang selalu dikeluhkan adalah ketidakpastian pekerjaan dan sistem merit di Indonesia. Beberapa situasi dihadapi alumni ketika harus pulang dan harus mengabdi. Pertama, proses rekrutmen birokrasi yang terbatas dan tidak sepenuhnya berbasis kompetensi. Kedua, dunia industri yang belum optimal menyerap lulusan dengan keahlian yang cenderung langka dan kontemporer. Ketiga, perbedaan kultur kerja yang tajam antara negara maju dan Indonesia. Keempat, ketidakjelasan jalur karier dan penghargaan terhadap riset atau inovasi.

Dalam teori kebijakan publik, hal ini dapat dijelaskan dengan pendekatan policy implementation gap (Pressman & Wildavsky, 1973). Negara mungkin berhasil merancang kebijakan pengiriman mahasiswa ke luar negeri, tetapi gagal pada tahap hilir yaitu integrasi lulusan ke dalam sistem kerja nasional.

Selain itu, pendekatan rational choice menjelaskan bahwa individu akan memilih opsi yang memaksimalkan utilitasnya. Jika peluang karier, pendapatan, dan lingkungan profesional lebih baik di luar negeri, keputusan menetap di sana dapat dipahami sebagai pilihan rasional, meskipun bertentangan dengan kontrak moral.

Belajar dari Era Habibie
Bukan kali ini saja fenomena penerima beasiswa yang tidak mau kembali. Pada masa kepemimpinan B. J. Habibie, Indonesia mengirim banyak pelajar terbaik ke luar negeri melalui berbagai skema beasiswa. Salah satu termasuk yang dikenal sebagai program beasiswa strategis untuk membangun SDM teknologi tinggi, yang mana sebagian besar adalah lulusan sekolah menengah atas.

Sebagian dari mereka memang kembali dan berkontribusi besar dalam pengembangan industri strategis, seperti di PT Dirgantara Indonesia. Namun tidak sedikit pula yang menetap di luar negeri, bekerja di perusahaan global, universitas ternama, dan lembaga riset internasional.

Menarik sebenarnya kalau alumni yang menetap itu berperan sebagai diaspora yang tetap berkontribusi melalui jejaring profesional, kolaborasi riset, transfer teknologi, bahkan investasi. Dalam literatur migrasi, ini disebut sebagai brain circulation, bukan semata brain drain (Saxenian, 2006). Artinya, mereka tidak harus kembali secara fisik untuk tetap memberi manfaat bagi negara asal.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SGU-Endress+Hauser Kembangkan...
SGU-Endress+Hauser Kembangkan Talenta melalui Beasiswa, Magang, dan Program Vokasi
BPDP Buka Pendaftaran...
BPDP Buka Pendaftaran Beasiswa SDM Sawit 2026
TB Hasanuddin Minta...
TB Hasanuddin Minta Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP Dikaji
Serdik Sebasa Lemdiklat...
Serdik Sebasa Lemdiklat Polri Dalami Peluang Beasiswa YLP di Kedubes Jepang
Hive Five Siapkan Beasiswa...
Hive Five Siapkan Beasiswa 100 Persen bagi Karyawan dan Mahasiswa Magang
Bahlil: Pemerintah Dukung...
Bahlil: Pemerintah Dukung Pesantren, Salah Satunya lewat MBG dan Perjuangkan Beasiswa LPDP
Beasiswa TELADAN Cohort...
Beasiswa TELADAN Cohort 2027 Dibuka, Simak Syarat Pendaftarannya
Pemerintah Rusia Buka...
Pemerintah Rusia Buka Beasiswa S1 hingga S3 untuk Dosen dan Mahasiswa UNEJ
Kapan KJP Juli 2026...
Kapan KJP Juli 2026 Cair? Simak Prediksi Jadwal Pencairan dan Nominal Bantuan
Rekomendasi
Pasar Saham RI Terancam...
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas, Modal Asing Bisa Kabur Rp3,6 Triliun
Bongkar: Tidur Sambil...
Bongkar: Tidur Sambil Duduk? Dandy Panjawi Bongkar Kebiasaan Unik yang Bikin Azia Riza Melongo!
Tokenisasi Saham AI...
Tokenisasi Saham AI Diminati Investor, Bittime Catat Kepemilikan Naik 106%
Berita Terkini
Franka Franklin Bicara...
Franka Franklin Bicara tentang Integritas Nadiem
Ini 12 Lokasi Digeledah...
Ini 12 Lokasi Digeledah Polisi Terkait Kasus Korupsi Batu Bara hingga Asabri
Ketua MPR Ungkap Ada...
Ketua MPR Ungkap Ada Ulama Ikut ke Iran: Saya Belum Tahu Namanya
AHY Siap Safari Politik:...
AHY Siap Safari Politik: Demokrat Ingin Bersahabat dengan Semuanya
Gandeng BPJPH, Partai...
Gandeng BPJPH, Partai Perindo Dorong UMKM Binaan Naik Kelas melalui Sertifikasi Halal
Polisi Sita Uang Hampir...
Polisi Sita Uang Hampir Rp60 M dari Kafe di Cipete
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved