BMKG: Perubahan Iklim Picu Meningkatnya Bencana, Termasuk Banjir Sumatera
Selasa, 10 Februari 2026 - 15:12 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya, normal curah hujan adalah 474 mm. Namun curah hujan pada November 2025 mencapai 1.356 mm. Dan curah hujan saat terjadi bencana adalah tiga kali dari curah hujan pada November 2025.
“Perubahan iklim adalah perubahan signifikan dalam pola cuaca global atau regional yang terjadi dalam
jangka waktu panjang, biasanya puluhan tahun hingga berabad-abad. Dan tahun 2025 adalah tahun terpanas ketiga dalam pencatatan suhu bumi,” terangnya. Baca juga: Begini Cara BMKG Membuat Prakiraan Cuaca Setiap Hari, Bukan Sekedar Tebakan
Curah hujan maksimum harian, kata Ardhasena, di masa depan semakin meningkat dan kejadian ekstrem makin sering terjadi. Curah hujan lebih dari 250 mm yang memiliki periode ulang 100 tahun pada periode saat ini, pada masa depan menjadi semakin sering karena memiliki periode ulang yang lebih pendek menjadi di bawah 20 puluh tahun saja.
“Jadi, perubahan iklim global di mana suhu bumi semakin memanas, adalah penyebab utama terjadi bencana seperti hujan ekstrem sehingga memicu tanah longsor,” tegasnya.
“Perubahan iklim adalah perubahan signifikan dalam pola cuaca global atau regional yang terjadi dalam
jangka waktu panjang, biasanya puluhan tahun hingga berabad-abad. Dan tahun 2025 adalah tahun terpanas ketiga dalam pencatatan suhu bumi,” terangnya. Baca juga: Begini Cara BMKG Membuat Prakiraan Cuaca Setiap Hari, Bukan Sekedar Tebakan
Curah hujan maksimum harian, kata Ardhasena, di masa depan semakin meningkat dan kejadian ekstrem makin sering terjadi. Curah hujan lebih dari 250 mm yang memiliki periode ulang 100 tahun pada periode saat ini, pada masa depan menjadi semakin sering karena memiliki periode ulang yang lebih pendek menjadi di bawah 20 puluh tahun saja.
“Jadi, perubahan iklim global di mana suhu bumi semakin memanas, adalah penyebab utama terjadi bencana seperti hujan ekstrem sehingga memicu tanah longsor,” tegasnya.
(poe)
Lihat Juga :