Bawaslu Pastikan Ada Tindakan Tegas Bagi Pelanggar Protokol Kesehatan
Kamis, 17 September 2020 - 13:18 WIB
loading...
A
A
A
Abhan menyatakan, saat ini sudah terbentuk kelompok kerja (pokja) yang berisi Bawaslu, Kejaksaan, Kemendagri, Polri, dan TNI. Bawaslu bertindak sebagai pemimpin dalam pengawasan pilkada serentak di 270 daerah ini.
“Nantinya, pokja akan meminta pakta integritas bagi pasangan calon untuk mematuhi protokol kesehatan Covid-19. Mereka tidak boleh mengumpulkan massa pada tahapan 23 (September) untuk pengundian nomor urut,” terangnya dalam konferensi pers daring, Kamis (17/9/2020).
Dia menjelaskan, pokja akan melakukan sosialisasi dan kampanye yang masif agar masyarakat mematuhi protokol kesehatan. “Prinsip, kami bekerja bersama-sama agar pilkada tidak menimbulkan klaster baru,” tandasnya.
Asisten Operasi Polri Irjen Pol Imam Sugianto mengatakan, pihaknya telah menyusun operasi di 270 daerah yang melaksanakan pilkada. Polri terus berkoordinasi dengan TNI dan pemerintah daerah, terutama Satpol PP, yang nantinya akan berada di garda paling depan dalam penindakan.
“Kami akan koordinasi dengan penyelenggara pemilu menyikapi tahapan inti agar tidak terjadi seperti pada tahapan pendaftaran. Para paslon diimbau dan deklarasi damai untuk mematuhi protokol kesehatan,” ujarnya.
“Nantinya, pokja akan meminta pakta integritas bagi pasangan calon untuk mematuhi protokol kesehatan Covid-19. Mereka tidak boleh mengumpulkan massa pada tahapan 23 (September) untuk pengundian nomor urut,” terangnya dalam konferensi pers daring, Kamis (17/9/2020).
Dia menjelaskan, pokja akan melakukan sosialisasi dan kampanye yang masif agar masyarakat mematuhi protokol kesehatan. “Prinsip, kami bekerja bersama-sama agar pilkada tidak menimbulkan klaster baru,” tandasnya.
Asisten Operasi Polri Irjen Pol Imam Sugianto mengatakan, pihaknya telah menyusun operasi di 270 daerah yang melaksanakan pilkada. Polri terus berkoordinasi dengan TNI dan pemerintah daerah, terutama Satpol PP, yang nantinya akan berada di garda paling depan dalam penindakan.
“Kami akan koordinasi dengan penyelenggara pemilu menyikapi tahapan inti agar tidak terjadi seperti pada tahapan pendaftaran. Para paslon diimbau dan deklarasi damai untuk mematuhi protokol kesehatan,” ujarnya.
(nbs)
Lihat Juga :